Penjualan Rokok Elektronik akan Dilarang


Ahad, 17 Mei 2015 - 18:59:03 WIB
Penjualan Rokok Elektronik akan Dilarang

Rachmat memaparkan larangan peredaran rokok elektrik tersebut berasal dari rekomendasi Kementerian Kesehatan, yang sudah meneliti bahwa rokok elektronik lebih berbahaya daripada rokok tembakau.

Baca Juga : Penembak Christchurch Gugat Status Teroris

Sebelumnya Dirjen Standardisasi Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo memaparkan impor rokok elektrik akan segera distop. Kebijakan tersebut akan ter­tuang dalam Peraturan Presiden (Per­pres) tentang peredaran barang yang dilarang, diawasi perdagangannya atau diatur tata niaganya, yang saat ini masih dalam tahap penggodokan.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Ke­men­terian Perdagangan (Kemdag) Widodo mengatakan, rekomendasi pelarangan impor rokok elektrik tersebut datang dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Badan Penga­was Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga : Joe Biden Tarik Tentara Amerika dari Afghanistan Per 1 Mei

Widodo bilang, pelarangan impor rokok elektrik tersebut didasarkan atas pertimbangan alasan kesehatan. “Ter­nyata ada penilitian yang masih berlang­sung, dalam rokok elektrik ada kan­dungan nikoti dan zat yang ber­bahaya bagi kesehatan,” kata Widodo, akhir pekan lalu.

Sembari menunggu penyelesaian Perpres, rencananya penghentian impor rokok elektrik tersebut akan dituangkan kedalam Peraturan Menteri Perdaga­ngan (Permendag). Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemdag untuk segera dapat me­nge­luarkan surat pelarangan impornya.

Baca Juga : Penembakan di New York Tewaskan Bayi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Widodo sendiri kuranga mengetahui volume impor dari rokok elektrik tersebut. Namun demikina, pihaknya menjanjikan Permendag tersebut akan segera dapat dikeluarkan setidaknya pada semester II tahun ini.

Dengan masuknya rokok elektrik kedalam daftar barang yang tidak dipor­bolehkan permasukannya, maka hingga saat ini sudah ada dua produk yang akan dilarang untuk diimpor.  (h/kcm)

Baca Juga : Netanyahu Terkejut, Tentara Israel Bakar Diri karena Trauma Perang

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]