Hasil UN Bukan Ukuran Kualitas Sekolah


Ahad, 17 Mei 2015 - 19:41:05 WIB
Hasil UN Bukan Ukuran Kualitas Sekolah

“Bagi sekolah dan bagi kabupaten/kota mungkin men­­­jadikan UN sebagai uku­ran kualitas. Namun, kita ber­beda, kita melihat out come,” kata Kepala Disdikbud Sum­bar Syamsulrizal didampingi Ketua Panitia UN Sumbar, Bustavidia kepada Ha­luan Jumat (15/5) di kantornya.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Berapa jumlah total siswa lulusan masing-masing seko­lah yang diterima di PTN dan dunia kerja datanya belum diperoleh Disdikbud Sumbar. Pasalnya yang sudah diterima di PTN baru siswa yang lolos dalam program Seleksi Nasio­nal Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau pro­gram mahasiswa undangan.

Sedangkan untuk ujian pro­gram Seleksi Bersama Ma­suk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) baru akan dilak­sanakan pada Bulan Juni men­datang. Sementara siswa lulu­san SMK tahun 2015 yang sudah diterima bekerja di industri atau dunia kerja masih belum dilaporkan ke Disdik­bud Sumbar.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Peserta UN SLTA Jurusan IPA yang meraih nilai UN tertinggi di Sumbar Rayhan Fajar Matheza dari SMAN 1 Batusangkar berhasil diterima melalui jalur SNMPTN di Fakultas Kedokteran Unand. Dia memperoleh nilai 100 untuk mata pelajaran Fisika. Rayhan yang bercita-cita men­jadi dokter itu memang hobi membaca dan bermain game. Dia putera pasangan Ir Martias dan dr Elza Desdamona, Sp.A.

M. Mukhtarul Amri Tan­jung, peringkat II nilai tertinggi UN SMA tingkat Sumbar tahun 2015 yang berasal dari SMAN 3 Batusangkar berhasil diterima di Fakultas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB). Nilainya 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Mukhtarul Amri adalah putra pasangan Drs T Idris Tanjung, SPd, MAg dan Dra Efriyenni, SPd.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Pada bagian lain, Kepala SMK-SMAK Padang,  Sih Par­mawati merasa gembira, karena selain prestasi gemilang diraih anak didiknya, tamatan tahun 2015 juga telah habis direkrut perusahaan-peru­sahaan industri. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela acara Gebyar SMK Kota Pa­dang tahun 2015 telah usai dilaksanakan, Jumat (15/5) di SMK-SMAK Padang.

Optimis Terbanyak Lulus PTN

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Meski kelulusan UN siswa SLTA Kabupaten Solok bertengger di posisi ke-17 tingkat Sumbar, namun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok tetap optimis siswa dari daerah penghasil beras itu mampu meraih peringkat satu terbanyak untuk kelulusan  di PTN.

“Untuk kelulusan di PTN, tahun ini kita menargetkan siswa dari Kabupaten Solok menjadi nomor satu. Sebab, tahun lalu, kita berada di posisi kedua setelah Tanahdatar,” kata Plt Kepala Dis­dikpora Zulfadli di Arosuka, kemarin.

Pihaknya menyebutkan, total keseluruhan peserta UN SMA/sederajat di Kabupaten Solok 3.445 orang. Masing-masing, 2.202 peserta SMA, 493 siswa Madrasah Aliyah (MA), dan 750 siswa SMK. Sedang­kan total kelulusan SMA/sederajat mencapai angka 99,94 persen. De­ngan rincian, tingkat SMA lulus 99,91 persen, MA 100 persen dan SMK 100 persen.

”Cuma 2 orang siswa yang tidak lulus, keduanya sama-sama dari SMA 1 Hiliran Gumanti dan Juru­san IPS. Kalau posisi, SMA dan MA Kabupaten Solok berada di rangking 17, sedangkan untuk tingkat SMK berada diposisi ke-14,” terangnya. (h/mg-isr/nd/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]