Pesisir Selatan Rancang Tol Laut


Ahad, 17 Mei 2015 - 19:43:11 WIB
Pesisir Selatan Rancang Tol Laut

“Sumbar sudah sepatutnya memiliki Tol Laut untuk mem­permudah akses kawasan yang selama ini memang mengan­dalkan jalur. Misalnya Kabu­paten Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Kota Padang, Pariaman hingga Pasaman Barat,” katanya.

Baca Juga : Wabup Pessel Resmikan Masjid Ar-Rahman Rawa Bubur Tapan

Pesisir Selatan menurut Nasrul Abit pertama kali men­coba merintis Tol Laut meng­hubungkan Padang-KWBT Mandeh Pessel-Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jalur ini diyakini ke depan padat dilewati kapal baik untuk kepentingan mengangkut ba­rang dan angkutan penum­pang.

“Kami sudah bicarakan konsep Tol Laut Sumbar de­ngan sejumlah perusahaan angkutan laut. Rata-rata m­e­reka sangat setuju dengan rencana Tol Laut Sumbar ter­sebut. Salah satu pengusaha perusahaan kapal angkut yang sudah setuju adalah MV. Men­tawai Ekspres yang sudah beroperasi mengangkut pe­num­pang Padang-Ke­pulauan Mentawai,” katanya.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Dikatakannya, seiring de­ngan pembangunan Ka­wasan Wisata Bahari Terpadu (KB­WT) Mandeh, maka Tol Laut Sumbar akan memiliki peran penting dalam memobilisasi penumpang. Jalur Padang - KWBT Mandeh akan me­ma­kan waktu tempuh yang sing­kat dan menyenangkan bagi penumpang atau pelancong.

“Bila menggunakan kapal cepat sejelas MV. Mentawai Ekspress, maka waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar sepuluh menit Padang-KWBT Mandeh. Ini tentu lebih me­narik bagi wisatawan asing. Apalagi KWBT Mandeh be­rada tidak jauh dari pusat ekonomi dunia. Dari Singa­pura ke BIM hanya butuh waktu satu jam,” katanya.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Pelabuhan Carocok KW­BT Mandeh menurut Nasrul Abit, sudah siap digunakan untuk dioperasikan sebagai pelabuhan Tol Laut. Pela­buhan di sini bahkan mampu menampung kapal besar seu­kuran KRI. “Kami menunggu instruksi selanjutnya dari ins­titusi berwenang. Yang penting kami siap untuk menjadikan Pelabuhan Carocok KWBT sebagai bagian dari Tol Laut Sumatera Barat,” katanya.

Disebutkan Nasrul Abit, terkait rencana pembangunan Tol Laut Sumbar tersebut pi­hak­nya juga telah me­nyam­paikan kepada Gubernur Sum­bar dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Ke­men­terian PPN/Bappenas men­dukung penuh rencana ter­sebut,” katanya lagi.

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Sehari sebelumnya Menteri PPN/Kepala Bappenas An­drinof Chaniago saat peres­mian Mandeh Joy Sailing II dan Festival Mandeh menye­butkan, jalur laut akan menjadi akses penting menghubungkan Kota Padang dan KWBT Man­deh. Pemerintah pusat mem­berikan dukungan terhadap Pemkab Pessel yang memulai terselenggaranya konsep Tol Laut Sumbar.

Menurut Andrinof, ka­wa­san-kawasan yang sulit ditem­bus dengan jalan darat sebaik­nya harus diterobos dengan jalan laut.”Dari perjalanan Joy Sailing II dari Padang ke KW­BT Mandeh, seluruh peserta terpesona dengan keindahan KWBT Mandeh, maka ke de­pan jalur laut menjadi pilihan menyenangkan dari Padang ke KWBT Mandeh atau sebalik­nya,” jata Andrinof. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]