Kubu PPP Saling Klaim Dukungan


Senin, 18 Mei 2015 - 18:43:18 WIB
Kubu PPP Saling Klaim Dukungan

Romahurmuzy me­nga­ta­kan, persoalan legalitas kea­bsahan PPP yang menjadi kon­troversi adalah satu perkara yang tidak pernah dikehendaki dan bukan dibuat-buat. Pe­r­soalan yang terjadi di tubuh PPP merupakan kemauan se­jarah, karena 42 tahun sejarah partai lahir, perbedaan pen­dapat selalu terjadi. Bahkan perbedaan terakhir muncul sehingga lahir Muktamar di Surabaya yang secara legal formal keabsahannya diakui. Ia meyakini partai yang dipim­­pinnya merupakan kepe­ngu­rusan yang sah.

Baca Juga : Pembangunan Sea Wall di Padang Telan Anggaran Rp19,1 Miliar

“Muktamar di Surabaya dihadiri oleh Ketua dan Sekre­taris pengurus provinsi yang sah dari seluruh Indonesia. Kemudian Menteri Hukum dan HAM melegitimasi dan mengeluarkan SK bagi kepe­ngurusan hasil muktamar Su­ra­baya,” katanya saat pem­bukaan.

Menurut Romy, PPP se­bagai partai Islam harus me­lihat sejarah kembali untuk menyelesaikan permasalahan kepengurusan, karena per­masalahan serupa pernah ter­jadi dalam sejarah Islam. Jika PPP meneladani Rasullulah, maka Muktamar yang kedua harusnya diakhiri.

Baca Juga : Ragam Tradisi Jelang Ramadan, Begini Tanggapan Cadiak Pandai di Padang

“Rasullulah pernah ber­sabda, apabila ada baiat ke­pada dua kepemimpinan maka akhirilah yang kedua. Itu juga telah diimplementasikan oleh para khalifah, seharusnya di masa sekarang tetap dii­kuti,” ungkapnya.

Ia mengatakan, persoalan keabsahan dan legalitas di tubuh partai berlambang ka’bah itu perlu segera dise­lesaikan, untuk kepentingan par­tai dalam membangun koa­lisi dengan partai politik lain dalam menghadapi Pilkada baik di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Baca Juga : Jelang Puasa, Masyarakat Padang Mulai Laksanakan Ziarah Kubur

Diakuinya, saat ini PPP versi Surabaya kalah dari PPP Jakarta di PTUN. Akan tetapi kesempatan masih terbuka pada tingkat Pengadilan Tinggi ataupun Mahkamah Agung.

“25 Februari lalu, PPP hasil muktamar Surabaya ka­lah. Tapi pengadilan kita ber­tingkat, kita sudah ajukan ban­ding. Kita tunggu peradilan selanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga : Maanta Lamang, Tradisi Pengantin Baru di Minang untuk Mertua Jelang Ramadan

Hingga berita ini ditu­runkan, Muswil kubu Romi belum menentukan pengurus defenitif yang terpilih karena masih berjalannya Muswil. Pemilihan berlangsung hingga tengah malam. Kabar yang beredar, ada dua kader yang maju menjadi calon Ketua DPW, yakni Martias Tanjung dan Baharuddin R.

Plt Ketua DPW PPP kubu Romi, Martias Tanjung selesai acara pembukaan Muswil me­ngatakan, akan maju sebagai calon Ketua DPW pada Mus­wil tersebut. Ia juga me­nga­takan, pengurus PPP kabu­paten kota yang hadir di Mus­wil 100 persen. Hal itu me­nandakan PPP kubunya adalah PPP yang benar. Ditambah undangan yang hadir pada Mus­wil tersebut, yang me­nandakan PPP versi muktamar Surabaya itu adalah PPP yang laris dan dipercaya.

Sementara itu, di tempat terpisah, PPP kubu Yulfadri Nurdin atau Djan Farid juga melakukan pertemuan yang sama dengan DPC se-Sumbar dalam kegiatan Rakorwil. Jika pada MUswil kepengurusan Romi berusaha memilih ke­pengurusan yang definitif, di kubu Djan Farid hanya me­milih pengurus untuk meng­gantikan Amora Lubis yang telah menjadi Sekretaris DPW PPP Sumbar di Kubu Romi.

“Setelah ini kita akan me­ngumpulkan pengurus DPC se-Sumbar untuk diberi bim­bingan untuk menghadapi Pilkada,” ujar Yulfadri.

Tidak hanya sampai disana, terkait posisi Amora Lubis yang menempati Ketua Fraksi PPP di DPRD Sumbar, sudah digantikan oleh Yulfadri Nurdin.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Sumbar yang ber­lang­sung, Selasa (12/5) malam, Ketua DPRD Sumbar  Hendra Irwan Rahim me­nyatakan jaba­­tan Ketua Fraksi PPP yang sebelumnya dipegang Amora Lubis telah digantikan Yul­fadri Nurdin. (h/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]