Dinas Pasar tak Sanggup Membongkar


Selasa, 19 Mei 2015 - 19:33:21 WIB
Dinas Pasar tak Sanggup Membongkar

Pantauan Haluan di lapangan, Selasa (19/5), masih terlihat sekitar 23 petak salon yang beroperasi di Padang Theater.  Aktivitasnya ma­ sih sama, ada yang duduk di luar ru­ang­an menunggu pelanggan lewat, lalu menariknya dan ada juga yang sedang berada di dalam ruangan dengan perlengkapan hanya tirai dan kasur, serta pintu yang dibuat dari kaca hitam.

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

Salah seorang pria yang pada saat itu melintasi lokasi salon terlihat kaget, karena tangannya tiba-tiba ditarik paksa oleh penjaga salon. Sontak pria tersebut kaget dan segera melepas paksa tangannya dan ber­lalu pergi dari lokasi tersebut.

Saat Haluan menjumpai pria yang berinisial WR (32) mengaku sangat kaget, karena mengalami sendiri kejadian yang sudah ramai dibincangkan masyarakat. Awalnya dia tidak percaya dan kebetulan ada keperluan pergi ke tempat tersebut, barulah ia percaya.

Baca Juga : Malamang, Tradisi Unik Jelang Ramadan di Padang

“Saya sangat kaget ketika tangan saya ditarik masuk ke dalam ruangan yang hanya ada kasur dan tirai penutup. Namun, saya juga memaksa untuk pergi dan untung tidak terjadi apa-apa,” terang WR. Dikatakannya, kejadian yang menimpanya ini sebe­narnya sudah lama ia dengar dari beberapa teman­nya.

Sementara Kepala Dinas Pasar, Hendrizal Azhar melalui Kepala Bidang K3 Padang, Deni Harzandy mengatakan, tidak mempunyai we­we­­nang penuh dalam penindakan tempat prostitusi tersebut. Ia juga sangat menyayangkan hal tersebut.

Baca Juga : Kembangkan Bakat Remaja, Rabbani Sport Center Hadir di Padang

Disebutkannya, dalam waktu dekat pihaknya bersama KP2T dan Satpol PP Padang akan berkoor­dinasi dalam penindakan ini. Kare­na, tidak bisa hanya Dinas Pasar saja yang bertindak.

“Kita akan bergabung nantinya untuk menangani hal ini. Akan diperiksa perizinannya oleh KP2T, jika memang tidak ada izin, maka Satpol PP berhak menggusur dan Dinas Pasar juga akan menyegel tempat yang benar-benar tidak mempunyai izin,” jelas Deny kepa­da Haluan. Dilanjutkannya, jika me­mang ada di antaranya yang ada izin, maka akan dilanjutkan dengan izin usaha, seperti salonan yang tidak diperbolehkan. (h/mg-win)

Baca Juga : Pedagang 'Bunga Rampai' Musiman di Padang Menjamur

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]