Juventus Akhiri Puasa


Kamis, 21 Mei 2015 - 18:38:31 WIB
Juventus Akhiri Puasa

Pelatih Bianconeri Mas­similiano Allegri menyebut kemenangan itu berkat pening­katan agresivitas di babak kedua dan keberuntungan. Allegri mengakui permainan anak asuhnya kalah agresif dari Lazio di babak pertama. Tapi, situasi berbalik setelah turun minum.  “Lazio menunjukkan per­mainan yang oke. Itu se­buah final yang pantas dan kami tahu duel itu akan ber­beda dengan Serie A. Kami tampil oke, mereka juga tampil oke. Hanya saja mereka tak beruntung dengan dua atau tiga kali mem­bentur tiang gawang, se­balik­nya kami beruntung dalam eksekusi bola,” kata Allegri usai pertandingan dan dikutip Football Italia.

Baca Juga : Jelang Laga Juni Mendatang, Begini Persiapan Tamboresi Selama Ramadhan

“Sepak­bo­la itu ter­jadi da­ri se­buah in­si­den. Se­be­lum me­reka ung­gul, kami su­dah mem­bu­at dua atau tiga situasi yang me­ngun­­tungkan tapi tak ter­jadi gol. Mereka sangat agresif pada babak pertama, se­dangkan kami lebih bagus di babak kedua dan lebih tajam,” ucap allenatore 47 tahun itu.

Chiellini mengatakan  laga ini jadi pemanasan jelang final Liga Champions kontra Bar­celona pada 7 Juni mendatang. Namun demikian, dia mene­gaskan bahwa sementara ini laga tersebut dikesampingkan karena Juve ingin menikmati sukses lebih dahulu.

Baca Juga : Afrizal Tamboresi Adu Kekuatan dengan Petinju Asal Medan 

“Lazio melatih kami d­e­ngan baik. Mereka membuat kami berlari dengan keras dan bermain baik. Berlin masihlah jauh, sekarang kami layak untuk menikmati gelar Coppa Italia ini dengan seluruh peng­gemar di penjuru negara ini,” demikian Chiellini.

Pelatih Lazio, Stefano Pio­li, mengaku anak asuhnya su­dah berusaha maksimal untuk memenangi lagi namun me­mang keberuntungan sedang tidak ada di pihak me­re­ka. ”Laga berjalan seimbang di mana kedua tim tampil mak­simal untuk menang. Jelas Anda butuh sedikit kebe­runtu­ngan untuk menang dan kami tidak memiliki itu. Kami pantas mendapat hasil yang lebih baik, tapi melihat kua­litas lawan kami, saya hanya bisa memuji penampilan para pemain,” ujar Pioli di Football Italia.

Baca Juga : Hengkang dari Semen Padang FC, Eduardo Almeida Resmi Nakhodai Arema FC

“Memang sangat di­sayang­kan kalau Anda kalah di final dan itu menyakitkan. Tapi inilah sepakbola, berawal dari sebuah insiden dan Juve mam­pu memanfaatkannya dengan baik. Para pemain saya ber­main dengan kualitas dan kara­kter mereka,” sam­bungnya.

Kemenangan ini me­mas­tikan Juve menyudahi puasa 20 tahun gelar Coppa Italia setelah terakhir kali jadi juara di tahun 1995. Klub asal Turin itu resmi jadi pengoleksi trofi terbanyak di turnamen ini dengan 10 piala.Coppa Italia jadi trofi kedua Juve musim ini setelah Scudetto. Peluang treb­le ma­sih terbuka lebar andaikan mam­pu memenangi laga final Liga Champions kontra Barcelona 6 Juni mendatang. (h/mg-san)

Baca Juga : Jelang Hadapi Atletico Madrid, Messi Gelar Berbeque dengan Pemain Barcelona di Rumahnya

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]