Perkuat Komunikasi dan Bentuk Lembaga Konseling


Kamis, 21 Mei 2015 - 19:03:45 WIB
Perkuat Komunikasi dan Bentuk Lembaga Konseling

Khairul Anwar (21), maha­siswa Sastra Daerah (Sasda) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) asal Nagari Taeh Limapuluh Kota ditemukan tewas di ka­mar kosnya pada pada Minggu (29/3). Sedangkan Leo Wahyudi (20), mahasiswa ju­ru­san hukum Fakultas Hu­kum asal Bengkulu ditemukan tak bernyawa pada Sabtu (9/5). Dari hasil pemeriksaan kepo­lisian dan medis disim­pulkan bahwa keduanya tewas bunuh diri.

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

Rektor Unand Werry Dar­ta Taifur mengatakan, be­lum diketahui alasan pasti menga­pa dua mahasiswa tersebut mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Namun dapat dipas­­tikan bahwa ada masalah pribadi yang disimpan rapat. Padahal kampus telah menye­diakan berbagai fasilitas bagi mahasiswa agar mampu ber­pikir lebih jernih saat menghadapi persoalan.

“Sejak pertama berada di Unand, mahasiswa sudah ka­mi bekali dengan berbagai pembinaan, baik itu secara emosional maupun spiritual. Dengan tujuan ketika meng­hadapi masalah, mereka mam­pu berpikir jernih dalam menemukan solusi pemeca­hannya. Selain itu, setiap ma­ha­siswa juga memiliki guru pembimbing akademik (PA) masing-masing. Fungsinya bukan sekedar urusan aka­demis, tapi juga bisa menjadi tempat bercerita,” ucap Werry di sela-sela Dies Natalis Fakul­tas Teknologi Pertanian Unand.

Baca Juga : Malamang, Tradisi Unik Jelang Ramadan di Padang

Namun Werry tidak me­nyang­kal, dengan kejadian bunuh diri yang dilakukan dua mahasiswa pada tiga bulan ke belakang, dapat menjadi bukti belum terjalinnya hubungan emosional yang baik antara mahasiswa, pihak universitas dan keluarga (orangtua) maha­siswa.

“Mahasiswa jangan lagi tertutup jika ada persoalan, ceritakan pada dosen, teman, dan pihak kampus lain yang dipercaya. Begitupun dengan keluarga, mari terbuka kepada kampus, jangan menyimpan persoalan yang akan ber­dam­pak buruk pada mahasiswa,” lanjut Werry.

Baca Juga : Kembangkan Bakat Remaja, Rabbani Sport Center Hadir di Padang

Terkait permasalahan ini, Sosiolog asal Unand Prof. Afrizal mengatakan, kenya­taannya saat ini memang seba­gian mahasiswa tidak mem­punyai tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Keha­diran PA yang diharapkan lebih mengerti kondisi maha­siswa baru sebatas urusan akademis. Ditambah lagi ti­dak aktifnya kegiatan kon­seling di organisasi kema­hasiswaan dan ketiadaan lembaga konseling di Unand.

“Secara sosiologis, Suicide (bunuh diri) dijelaskan oleh Emil Durkheim. Ia menga­takan bahwa dalam kejadian bunuh diri soal keji­waan hanya salah satu faktor penyebab. Tapi yang lebih berpengaruh dari itu adalah lemahnya integ­rasi sosial yang terjadi antar ele­men, dalam hal ini kampus, mahasiswa dan orangtua. Co­ba­ lihat, PA saat ini fung­sinya untuk tanda tangan kartu ren­cana studi (KRS) saja,” resah Afrizal.

Baca Juga : Pedagang 'Bunga Rampai' Musiman di Padang Menjamur

Ia melanjutkan, makin kuat integrasi sosial antar elemen tersebut, maka resiko terjadinya kasus bunuh diri akan semakin kecil, begitupun sebaliknya. Selain itu, Afrizal juga mengkritisi ketiadaan lembaga konseling mahasiswa di Unand, padahal lembaga sejenis itu sangat diperlukan.

Hal senada diungkapkan oleh Psikolog Unand Kusu­mawardhani, ia menekankan bahwa telah terjadi kerentanan dalam jiwa seorang pelaku bunuh diri dalam menghadapi persoalan. Ditambah lagi, minim­nya kesempatan dan kepercayaan kepada orang lain untuk mengkomunikasikan persoalan yang dipendam.

“Seperti yang menimpa dua mahasiswa kita. Keduanya tengah didera masalah dan tidak tahu kemana harus me­nga­du lagi. Hal itu menye­babkan mereka tidak berdaya untuk way out (keluar) dari situasi panik dan kerentanan. Akhirnya memilih jalan pintas dengan menghabisi nyawa sendiri,” terang Kusuma­war­dhani.

Untuk itu, lanjut Kusuma­wardhani, ia sepen­dapat bah­wa memperbaiki pola komu­nikasi antar elemen kampus adalah salah satu jalan yang mendesak untuk dilakukan. Bagaimanapun komunikasi tersebut harus hidup dan berke­lanjutan. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]