9 Anggota Pansel KPK, Semua Perempuan


Kamis, 21 Mei 2015 - 19:08:07 WIB
9 Anggota Pansel KPK, Semua Perempuan

“Saya berharap komisioner yang terpilih nanti memiliki kemam­puan yang lengkap, yang mampu memperkuat kelembagaan KPK dan yang mampu meningkatkan sinergi KPK dengan lembaga pene­gak hukum lainnya dalam rangka membangun sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Jokowi di Bandara Halim Perda­nakusuma, Jakarta, Kamis.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Jokowi tidak menjawab perta­nyaan wartawan mengapa semua yang dipilih berjenis kelamin pe­rem­puan. Seusai memberikan per­nyataan kepada pers, dia langsung berjalan menuju pesawat kepre­sidenan untuk bertolak ke Malang.

Berikut sembilan anggota Pan­sel KPK; Destri Damayanti (ahli ekonomi keuangan dan moneter/Ketua merangkap anggota), Enny Nurbaningsih (pakar hukum tata negara/ Wakil Ketua merangkap anggota), Harkristuti Harkrisnowo (pakar pidana hukum dan HAM), Betty Alisjahbana (ahli TI dan manajemen), Yenti Garnasih (ahli hukum pidana, ekonomi, dan pen­cucian), Supra Wimbarti (ahli psikologi SDM dan pendidikan), Natalia Subagyo (ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi biro­krasi), Diani Sadiawati (ahli hukum dan perundang-undangan), Meuthia Ganie Rochman (ahli sosiologi).

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Pimpinan sementara kpk Johan Budi mengatakan, Pansel Calon Pimpinan KPK harus dapat memas­tikan bahwa pimpinan yang dipilih­nya nanti tidak pernah berurusan dengan hukum. “Ini penting. Pansel juga harus men-declare bahwa mereka yang terpilih nanti tidak pernah berurusan dengan hukum,” ujar Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/5).

Menurut Johan, hal tersebut penting untuk mengantisipasi terja­dinya kriminalisasi terhadap pimpi­nan KPK. Permasalahan ini, me­nurut dia, seperti yang terjadi pada dua pimpinan nonaktif KPK, Abra­ham Samad dan Bambang Widjo­janto. Dengan demikian, orang-orang tersebut tidak akan diper­masalahkan jika sudah menduduki kursi pimpinan KPK. “Jadi Pansel bisa tanya KPK, Kejaksaan, atau Polri,” kata Johan.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan sembilan nama yang masuk dalam Pansel KPK. Selain mayoritas diisi oleh orang yang berlatar belakang pemerintahan serta akademisi, seluruh anggota Pansel KPK itu adalah perempuan. Johan menilai, pilihan Jokowi terhadap sembilan tersebut sudah tepat karena berasal dari berbagai disiplin ilmu.

“Kita berharap yang dipilih nanti juga memiliki kemampuan di luar hukum. Tapi paham juga terhadap manajerial, paham teknologi,” ujar dia.

Jaksa Agung HM Prasetyo ber­harap anggota Pansel Calon Pim­pinan KPK bisa menunjukkan integritas mereka dalam melakukan seleksi. Diharapkan, Pansel KPK bisa menemukan pimpinan yang berintegritas dan profesional untuk lembaga antirasuah tersebut.

“Integritas yang penting. Ba­gaimana Pansel itu sendiri tidak punya kepentingan apa-apa kecuali mencari komisioner yang baik,” kata Prasetyo di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.

Jaksa Agung pun tidak mem­permasalahkan latar belakang ang­gota Pansel KPK yang sebagian besar akademisi dan minim praktisi. Prasetyo yakin Presiden Joko Wi­dodo mempunyai perhitungan sen­diri dalam menunjuk anggota Pansel yang semuanya perempuan tersebut.

“Kita berharap efektif. Tentu memilih mereka itu dengan pertim­bangan yang sangat masak dan kita syukuri dan apresiasi yang terpilih sembilan perempuan semua,” tutur dia.

Wakil Ketua DPR Fahri Ham­zah mengapresiasi keputusan Presi­den Joko Widodo yang berani mela­kukan terobosan dengan mem­bentuk Pansel Calon Pimpinan KPK yang semua anggotanya perempuan. Fahri berharap Pansel “srikandi” tersebut mampu melahirkan pim­pinan KPK yang bekerja dengan rasa cinta.

“Pimpinan KPK jangan hanya orang yang punya nafsu di situ, ingin tangkap orang, jebak orang, meng­hina orang, mempermalukan orang. It’s enough. Jangan gunakan kekua­tan besar KPK untuk kebencian, tapi cinta,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, ke­marin. (h/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]