Penyidik Polisi Lengkapi Berkas


Jumat, 22 Mei 2015 - 18:40:14 WIB
Penyidik Polisi Lengkapi Berkas

Kapolresta Padang Kom­bes Pol Wisnu Andayana me­la­lui Kasat Reskrim Kompol Franky M. Monathen me­nga­takan, keenam orang tersebut telah ditahan atas dasar hasil keterangan dari saksi dari karyawan Tee Box. Kini pe­nyidik terus melengkapi ber­kasnya, untuk segera mungkin dilimpahkan ke Jaksa Pe­nuntut Umum (JPU).

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

“Mereka telah terbukti sebagai penikmat dan per­tunjukan tari telanjang dari hasil keterangan saksi,” kata Franky kepada Haluan, Jumat (22/5).

Sementara satu wanita lagi, kata Franky, telah diserahkan kepada pihak keluarga, Kamis (21/5) malam, setelah pe­nyidik memintai keterangan beberapa saksi. Dari hasil tersebut, wanita berinisial CP tidak terbukti.

Baca Juga : Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2021 di Padang

Owner Tee Box, Henky Sutanto me­ngatakan, dia sa­ngat mengapresiasi kepada ka­rya­wannya yang telah ber­ha­silnya meng­gagalkan aksi porno aksi di Tee-Box. Selain itu, Henky juga telah ber­komitmen kepada pemerintah daerah untuk mene­ga­kan Peraturan Daerah (Per­da) di tempat usahanya. Tidak itu saja, dia juga meng­haram­kan adanya praktek maksiat dan tindak pidana terjadi di Tee Box.

“Saya telah berkomitmen untuk me­njunjung tinggi no­r­ma agama dan budaya di Pa­dang, sebelum Tee Box dibuka. Kini komitmen itu, saya buk­tikan dengan meng­gagalkan aksi porno aksi di tempat usa­ha kami. Saya dengan te­gas mengatakan, Tee Box anti maksiat dan narkoba dan,” tegasnya.

Baca Juga : Alhamdulillah, Perumda AM Padang Gratiskan Air Masjid dan Musala Selama Ramadan

Kota Padang kembali di­hebohkan dengan di­temu­kan­nya pertunjukan tari telanjang yang dilakoni seorang wanita di dunia hiburan malam. Prak­tik penari telanjang yang di­kenal dengan tari striptis itu diungkap sendiri oleh ka­ryawan Tee Box di Room 213 Karaoke. Dalam room tersebut didapati lima pria berinisial HK, RD, DO, RJ, ZP dan dua wanita berinisial PA dan CP.

Awal diketahui peristiwa tersebut sekitar pukul 23.00 WIB datang pengunjung se­kitar lima orang laki-laki dan memboking room 213. Se­telah meregistrasi dengan kasir, mereka langsung masuk ke room. Setiba di sana, tidak ada gerak-gerik yang men­curigakan.

Baca Juga : Hendri Septa Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Tentang LKPJ Wali Kota Padang Tahun 2020

Berselang beberapa menit kemudian, datang dua wanita ke Tee Box dan langsung ma­suk ke dalam room yang disewa kelima pria tersebut. Pada saat kedua wanita itu datang, ka­ryawan baru men­curigai gerak-gerik mereka. Ke­mu­dian me­lakukan mo­nit­o­ring room yang disewa pelaku. Se­telah cukup bukti, ka­rya­wan mem­beri­tahukan kepada security Tee Box untuk meng­gagalkan aksi porno aksi.

Setelah mengamankan ke­tujuh pe­ngun­jung, karyawan Tee Box langsung me­nye­rah­kan kepada pihak ber­wajib. Selain itu, juga membuat la­poran polisi, laporan Pol PP dan menyurati Walikota Pa­dang secara resmi terkait insi­den tersebut. (h/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]