Tahun ini, Seluruh Nelayan Pessel Gunakan Perahu Mesin


Senin, 25 Mei 2015 - 18:28:24 WIB
Tahun ini, Seluruh Nelayan Pessel Gunakan Perahu Mesin

Disebutkan Nasrul Abit, dengan masih banyaknya perahu dayung juga men­ye­bab­kan produktivitas nelayan di daerah itu masih rendah. Bahkan tercatat produksi perikanan tangkap Kabu­paten Pesisir Selatan cen­derung rendah dan fluktuatif. Setiap tahun produksi peri­kanan rata rata hanya 29 ribu ton, padahal potensi lestari mencapai 100 ribu ton.

Baca Juga : Kadis Dukcapil Kabupaten Pessel Lakukan Sidam ke Unit Kerja Layanan di Kecamatan

Fluktuasi produksi dapat dilihat melalui hasil tang­kapan pertahun. Pada tahun 2005 produksi ikan sekitar 24 ribu ton, tahun 2006 sebanyak 26 ribu ton, 2007,hingga 2013 sekitar 25 ribu ton. Tahun ini juga diperkirakan sekitar 29 ribu ton. Namun menurut Nasrul Abit, setelah menga­lami masa transisi, Pesisir Selatan telah berupaya untuk mengembalikan, paling tidak ke posisi normal, dimana produksi perikanan bisa nor­mal kembali.

“Laut kita punya potensi sangat besar. Jika kita hitung, potensi lestari perikanan  laut Kabupaten Pesisir Se­latan  bisa mencapai 100 ribu ton pertahun. Namun potensi itu belum tergarap maksimal, Pessel baru bisa menggarap seperempatnya saja. Karena memang ada sejumlah per­soalan mendasar yang diha­dapi Pesisir Selatan selama ini,” ujar Nasrul Abit menjelaskan.

Baca Juga : Distanhortbun Laksanakan Rakor dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Triwulan I

Berdasarkan catatan Di­nas Kelautan dan Perikanan setempat jumlah armada pe­nang­kapan sekiatar 2.392 unit berupa mesin tonda, kapal payang, dan perahu dengan menggunakan mesin. Ini ber­pengaruh terhadap produksi ikan di perairan Pesisir Se­latan. Sementara itu sekitar 2.000 perahu nelayan di­gerak­kan dengan tangan ma­nusia dan angin, jumlah ini sangat berpengaruh besar pada produksi ikan daerah ini.

Nasrul Abit menye­but­kan, Pemerintah Kabu­paten Pesisir Selatan telah men­yusun stra­tegi untuk mem­bebaskan da­erah itu dari pe­rahu dayung. Pemkab juga telah ber­koor­dinasi dengan Pemprov Sum­bar untuk me­lan­carkan aksi pembebasan perahu dayung.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Bermanfaat Bagi Pengobatan Lansia

Daerah itu semenjak ren­tang waktu 2007 dan 2008 juga telah mulai melakukan upaya intervensi dengan membantu nelayan dengan mesin long tail. Pemerintah Kabupaten telah menyalurkan sekitar 650 unit longtail. Program ini berlanjut hingga sekarang sehingga sudah ribuan mesin longtail diserahkan kepada nelayan dan ditargetkan 2015 seluruh nelayan sudah meng­gunakan perahu digerakkan mesin. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]