Menpora Tidak Dengarkan Wapres


Senin, 25 Mei 2015 - 18:34:44 WIB
Menpora Tidak Dengarkan Wapres

“Ya tadi sudah bertemu dengan Menpora dan PSSI, dengan didam­pingi Pak Agum dan Bu Rita. Kami membahas masalah sepakbola nasional, dan tentu juga di sini dalam hal organisasi PSSI. Tadi disepakati, yang pertama, sepak­bola nasional harus tetap jalan. Kompetisi harus berjalan dengan baik. Tentu karena itulah maka PSSI harus aktif lagi. PSSI ini sekarang sedang proses melapor­kan ke Istana Presiden. Tapi insya­allah sore ini sudah beres,” ujar JK seperti dikutip dari detiksport.

Baca Juga : Terkait Aksi Brutal Israel ke Palestina, Mohamed Salah Tulis Pesan Ini di Twitter

Ditanya apakah itu berarti Menpora akan mencabut SK pem­be­kuan PSSI, JK menjawab. “Tentu proses setelah itu, melapor dulu. Kalau dari saya sudah. Mudah-mudahan hari ini selesai, sebentar lagi,” sambungnya.

JK menegaskan bahwa urusan sepakbola tetap harus diserahkan kepada PSSI. Tim transisi bentu­kan Kemenpora juga tidak perlu ditiadakan, melainkan bisa menja­lankan fungsi penga­was­an.­”PSSI tidak perlu minta perse­tujuannya ‘kan. Yang penting, keinginan kita semua agar sepak­bola nasional kita kembali berge­rak, kembali ber­kom­petisi, liga tetap jalan, pertan­dingan ada, semua tetap jalan seperti biasa. PSSI ‘kan menerima saja peraturan itu, dan memang di sini tim transisi akan berfungsi sebagai menge­valuasi persepak­bolaan nasional. Tim transisi mengawasi perse­pakbolaan nasio­nal termasuk PSSI,­” ujarnya

Baca Juga : Kei Nishikori Ragukan Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 Aman dari Penularan Covid-19

“Bentuk pengawasan terhadap PSSI, ya harus sesuai dengan atu­ran. Jangan macam-macam, penga­turan pemain. Masih banyak lah. Sesuai aturan saja,” papar JK yang juga politisi senior dari Partai Golkar itu.

Ia menambahkan, jika SK pem­bekuan PSSI dicabut, maka hal-hal lain terkait kompetisi akan lebih mudah untuk dilanjutkan, misalnya soal izin pertan­ding­an.

”Otomatis kalau sudah dicabut nanti... eh, direvisi, karena tidak ada kata pembekuan. Setelah direvisi, tentu otomatis polisi mengizinkan. Maka, selesailah itu persoalan,” ujarnya.

Termasuk juga, kata JK, soal proses gugatan hu­kum yang dila­ku­kan PSSI ter­hadap Ke­men­po­ra melalui PTUN­.PSSI, sim­pul­ JK, harus dilanjutkan termasuk dengan pengurus yang ter­­pilih pada Kong­­res Luar Bias­a di Surabaya pada 18 April la­lu­. “Otomatis. ‘Kan­­ dipilih s­e­cara demokratis. Nanti tentu La Nyal­la akan di­nilai dari pres­tasinya di PSSI. Tentu yang me­nilai adalah ang­gota dan juga ke­tua kehor­ma­tan,” ucapnya.

Menteri Pe­mu­­da­ dan Olahraga, Imam Nahrawi, memas­tikan kalau status pembekuan PSSI belum dicabut hingga kini (ke­marin). Soal jalan keluar untuk mengatasi masalah yang ada, terse­dia tiga opsi yang bisa saja ditem­puh.

“Pak Menteri bicara tentang tiga opsi, yang pertama, tetap pada kondisi saat ini (pembekuan), yang kedua, pembekuan PSSI dicabut, dan ketiga SK itu direvisi. Namun hanya saja PSSI diminta diaktifkan kembali. Tapi tim transisi tetap eksis,” ungkapnya.

“Jadi belum ada kata sepakat mencabut, hanya option-option saja. Dan perlu saya luruskan, saat bertemu dengan Pak Presiden (Jokowi), Pak Menteri menyam­paikan apa yang diminta oleh Pak JK. Keduanya, sama-sama ingin perbaikan sepakbola. Hanya sudut pandangnya saja yang berbeda,” lanjut dia.(h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]