Musim Panen Padi Tiba, Petani Mengeluh


Rabu, 27 Mei 2015 - 20:09:06 WIB
Musim Panen Padi Tiba, Petani Mengeluh

Tigirman, salah seorang  pedagang beras di Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, mengungkapkan, saat ini harga beras lokal hanya Rp7.000 per liter.

Baca Juga : Gempa Berkekuatan 3,3 Magnitudo Dirasakan di Bukittinggi

Menurut dia, dirinya membeli beras petani Rp 7000 perliter untuk dipasarkan di beberapa kota yang ada di Sumbar bahkan sampai ke daerah tetangga  Pekanbaru Riau.

Kalau pemerintah mela­kukan impor beras, dia yakin harga beras semakin turun.

Baca Juga : Sambut Idul Fitri 1442 H, DPC IWAPI Pasaman Gelar Pasar Murah

Sementara itu, Naza­rud­din, salah seorang  petani pada daerah yang sama, me­ngeluh dengan harga beras yang sema­kin me­nurun.

Menurutnya, saat panen sebelumnya, harga beras mencapai Rp10.000 hingga Rp11.000/liter. Namun seka­rang hanya tinggal Rp7­.000.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG: Waspada Gelombang Laut Hingga 3 Meter

Dengan harga beras yang hanya Rp7.000, menurutnya tidak seimbang dengan upaya dan biaya pupuk yang dike­luarkan.

“Untung pada musim ini saya mendapat program GPPTT dari dinas pertanian melalui kelompok tani,” kata­nya.

Baca Juga : Jasman Rizal: Tak Ada Larangan Pergerakan Lokal, Tetap Patuhi Prokes

Untuk itu Nazaruddin ber­harap agar pemerintah meng­ambil kebijakan yang berpihak pada petani.

Hal senada juga diung­kapkan ajo Buyung, salah seorang petani di Kayutanam. Dia berharap dengan harga beras yang rendah, hendaknya juga diiringi dengan harga pupuk yang sesuai dengan harga jual beras.

“Memang ada pu­puk ber­subsidi, tapi kadang-kadang pupuk ini sulit dida­patkan,” akunya. (h/ded)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]