Polemik Tapal Batas Sumbar-Riau Terus Menjadi Polemik


Rabu, 27 Mei 2015 - 20:35:28 WIB
Polemik Tapal Batas Sumbar-Riau Terus Menjadi Polemik

“Tidak lama lagi Pak Bu­pati, warga Padang Laweh akan ada ditahan oleh Polisi Kuan­sing karena dilaporkan meng­garap lahan orang lain,” kata Atib, salah seorang tokoh mas­ya­rakat Padang Laweh yang juga Ketua LKAAM Keca­matan Padang Laweh, kepada Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan, dalam kunjungan­nya ke wilayah itu dalam acara minum kopi malam bersama warga.

Baca Juga : Antisipasi Curanmor saat Ramadan, Ini Imbauan Polda Sumbar

Dikatakan Atib, secara adat, wilayah ulayat Padang Laweh ada yang masuk ke dalam wilayah Pemerintahan Kuansing, oleh sebab itu warga masyarakat Padang Laweh pergi mengolah ulayat ke wila­yah yang termasuk Pemerin­tahan Kuansing. Namun dika­ta­kan warga Padang Laweh menggarap lahan orang lain atau melanggar batas.

Hal ini kata Atib, dapat dibuktikan dengan banyaknya warga Dharmasraya bermukim di wilayah Pemerintahan Ku­an­sing dan bahkan sudah lama membangun rumah.

Baca Juga : Berkunjung ke Sumbar, Doni Monardo Minta Perantau Lebaran Virtual

Ia minta kepada Bupati Dharmasraya, untuk segera memfasilitasi tokoh masya­rakat Padang Laweh untuk duduk bersama dengan Peme­rintah Kabupaten Kuansing, guna mendudukkan masalah ulayat dan batas adiministrasi pemerintahan. Kalau tidak, katanya, akan ada warga Pa­dang Laweh akan menjadi korban untuk masuk tahanan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan, langsung perin­tahkan Asisten I Bidang Peme­rintahan, guna menyelesaikan permasalahan batas Padang Laweh dengan Kuansing terse­but, agar tidak ada terjadi hal hal yang merugikan kedua belah pihak nantinya.

Baca Juga : Pengurus DPD Ikadin Sumbar Dilantik, Siap Lahirkan Hotman Paris dari Minang

Ditempat terpisah, Kepala Bagian Tata Administrasi Pe­me­rintahan (Tapem), Asril, Msi, menjawab Haluan, masa­lah batas Kabupaten Dhar­mas­raya Sumbar dengan Kabu­paten Kuansing Riau, secara administrasi pemerintahan tidak ada masalah lagi. Karena sudah ada SK Kemendagri, namun katanya, yang menjadi persoalan adalah batas ulayat, karena ada ulayat Padang Laweh masuk ke dalam batas administrasi Pemerintahan Kuansing.

Dalam waktu dekat ini katanya, ia akan memasang patok batas di mana wilayah wilayah sudah dapat dikatakan aman tau tidak ada sengketa, agar masalah ini secara ber­angsung tidak ada masalah lagi. “Pada wilayah wilayah sudah dapat dikatakan aman batas­nya, kita akan pasang patok batas,” tutupnya. (h/mdi)

Baca Juga : Diburu Waktu, Wagub Sumbar Perintahkan Dinkes Kejar Target Vaksinasi Lansia

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]