Jaksa Gadungan Pakai KTP Palsu


Rabu, 27 Mei 2015 - 20:40:26 WIB
Jaksa Gadungan Pakai KTP Palsu

“Berdasarkan laporan ketiga korban, kami berupaya mengungkap kasus penipuan, bagaimana cara tersangka menipu korban dan mo­dusnya,” kata Franky, Rabu (27/5).

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Ternyata modus tersangka me­lakukan penipuan, kata Franky, dengan cara memanfaatkan pakaian jaksa dan mengaku sebagai pegawai kejaksaan di Gunung Pangilun, untuk meyakinkan korbannya agar mau memberikan uang tunai kepada tersangka.

“Di E-KTP milik tersangka tertulis pekerjaannya sebagai Peg­a­wai Negeri Sipil (PNS) dan foto tersangka menggunakan seragam lengkap kejaksaan. Dengan KTP dan baju yang digunakannya, korban percaya kepada tersangka dan mem­bujuk korbannya untuk mem­be­rikan uang,” ujarnya.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Perumda AM Padang Siagakan Petugas Lapangan

Dikatakan Franky, proses pe­nyidikan terus dilanjutkan. Ke­mudian yang bisa dibuktikan saat ini adalah penipuan dengan modus operandi yang dilakukan pelaku terhadap ketiga korbannya. “Ba­gaimana cara dia memalsukan iden­titas pada KTP dan men­dapatkannya dikesampingkan telebih dahulu. Karena proses penyidikan masih berlanjut berdasarkan laporan tiga korban,” ungkapnya.

Menurut keterangan Deka ke­pada petugas, dia membuat KTP tersebut dibantu oleh seseorang di Disdukcapil Padang. Berkat ban­tuan tersebut, ia dapat memiliki KTP dengan status pekerjaan seba­gai PNS dan foto menggunakan seragam jaksa.

“Saya dapat memalsukan iden­titas berkat bantuan dari orang Disdukcapil Padang,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disdukcapil Kota Padang yang baru dilantik tiga hari yang lalu, Wedistar mengatakan, jika memang terbukti bahwa ada oknum Disdukcapil yang bermain dalam memalsukan KTP harus diselidiki oleh pihak berwajib.

“Kalau benar, kami ingin pihak berwajib harus menyelidiki, agar masyarakat tahu dan petugas juga sadar bahwa pekerjaanya itu tidak benar,” kata Wedistar.

Seperti berita sebelumnya, me­ngaku bekerja sebagai pegawai jaksa, terpaksa berurusan dengan polisi setelah ditangkap oleh korbannya sendiri di Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pria asal Sungai Penuh, Provinsi Jambi, telah membohongi tiga korban. Di mana, pelaku bernama Deka Febriza (29) bisa me­me­nang­kan lelang mobil di Bank Nagari dengan catatan harus melaluinya.

Ketiga korban masing-masing bernama Reno Hafiz (29), Deri (46) dan Don (35) telah membuat la­poran dalam dugaan kasus penipuan. Sedangkan, tersangka telah di­amankan di Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut. Akibat kejadian tersebut diperkirakan ketiga korban mengalami kerugian sampai ratusan juta. (h/mg-isq/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]