Islah Cuma Sementara


Rabu, 27 Mei 2015 - 20:41:29 WIB
Islah Cuma Sementara

Golkar kubu Agung Laksono sampai saat ini masih menunggu proses hukum banding, setelah PTUN Jakarta menerima gugatan Aburizal Bakrie atas SK Kepengurusan DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono yang dikeluarkan oleh Menkum HAM. Jika ada keputusan yang incrah, maka kubu itulah nantinya berhak atas kepengurusan DPP Partai Golkar.

Baca Juga : Launching Polri TV dan Radio, Jenderal Listyo Sigit: Untuk Mengedukasi Masyarakat

Selain Partai Golkar ada lagi PPP yang akan melakukan hal yang sama, yakni islah. PPP yang pecah menjadi dua kubu, yakni kubu Djan Fariz dan kubu Romahurmuziy juga mulai mencari jalan keluar berupa islah sementara, agar pertai berlambang Ka’bah itu dapat mengikuti Pilkada serentak di berbagai provinsi/kabupaten/kota. Sedangkan untuk islah secara keseluruhan hingga kini belum tampak  upaya dan jalan ke arah tersebut.

Dalam KKBI, islah artinya perdamaian (tentang penyelesaian pertikaian) KKBI. Sedangkan islah dalam bahasa Arab berarti memperbaiki, mendamaikan dan menghilangkan sengketa atau kerusakan. Berusaha men­ciptakan perdamaian, membawa keharmonisan, mengan­jurkan orang untuk berdamai antara satu dan lainnya, melakukan perbuatan baik berperilaku sebagai orang suci (baik) adalah bentuk-bentuk dari islah.

Baca Juga : Airlangga Hartarto: Momentum Ramadan Penempaan Pemulihan dari Covid-19

Pengertian yang beragam itu berasal dari makna islah yang disebut dalam Alquran, yaitu dalam Surah Al-Baqarah ayat 220 dan 228, di Surah An-Nisa’ ayat 35 dan 113, Surah Hud ayat 87, serta Surah Al-A’raf ayat 55 dan 85.

Sementara dalam bentuk perintah, kata ini disebutkan lima kali, di dalam Surah Al-A’raf ayat 142, Al-Anfal ayat 1, Al-Hujurat ayat 9 dua kali, dan dalam ayat 10. Dalam bahasa Arab modern, istilah ini digunakan untuk pengertian pembaruan (tajdid).

Baca Juga : Anis Matta Apresiasi Kerja Teritorial Wilayah dalam Merekrut Anggota Baru Selama Pandemi

Islah merupakan kewajiban bagi umat Islam, baik secara personal maupun sosial. Penekanan islah ini lebih terfokus pada hubungan antara sesama umat manusia dalam rangka pemenuhan kewajiban kepada Allah SWT.

Tentu saja upaya damai sementara yang dilakukan oleh dua kubu internal Golkar dan dua kubu internal PPP perlu diapresiasi. Ternyata dalam kondisi terjepit, kedua belah pihak pada kedua parpol masih memiliki pikiran yang relative jernih dan pertimbangan  untuk kepentingan yang lebih besar. Dalam hal ini adalah agenda Pilkada serentak yang dilaksanakan oleh provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia yang membuat dua faksi pada masing-masing partai politik itu untuk bisa islah.

Baca Juga : Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Listrik, Fraksi PKS DPR: Tak Berperasaan

Mengingat banyak dan sangat peliknya berbagai per­soalan bangsa saat ini, maka sangat diharapkan islah dua parpol besar itu tidak hanya cukup pada batas kepentingan Pilkada saja. Tapi lebih dari pada itu, islah dua parpol itu hendaklah permanen, sehingga bisa fokus  untuk me­nyelesaikan berbagai masalah bangsa.

Sulit membantah bahwa kondisi bangsa yang terpuruk selama 6 bulan belakangan, sedikit banyaknya juga terdampak dari pertentangan antara kubu-kubu yang terjadi pada PPP dan Golkar. Namun yang sangat besar pengaruhnya, tentu saja akibat terpapar oleh pertentangan politik  antara kubu KIH dengan KMP di DPR RI. Untuk kepentingan bangsa dan rakyat yang lebih besar, diharapkan para pihak yang bersengketa politik untuk islah. Benar-benar islah. **

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]