Gelombang Panas Tewaskan 1.500 Orang


Kamis, 28 Mei 2015 - 19:22:41 WIB
Gelombang Panas Tewaskan 1.500 Orang

“Kondisi gelombang panas pada 2015 sejauh ini durasinya lebih pendek, namun dengan jum­lah korban jiwa yang lebih tinggi,” ujar Arjuna Srinidhi, ma­­na­jer program perubahan ik­lim di kelompok riset Centre for Scien­ce and Environment (CSE).

Baca Juga : Konversi Bank Riau Kepri ke Bank Syariah, Disosialisasikan pada Nasabah non Muslim

Rumah sakit di New Delhi, yang suhu udaranya mencapai 45 derajat Celcius, berjuang menangani para pasien yang membludak. Bahkan di All India Institute of Medical Sciences, antrean panjang pa­sien terlihat di luar rumah sakit pemerintah terbesar di New Delhi tersebut.

“Rumah sakit dipenuhi dengan para korban gelom­bang panas,” tutur Ajay Lekhi, presiden Asosiasi Medis Delhi.

Baca Juga : Ramadan dan Idul Fitri, BI Riau Siapkan Uang Tunai Rp 4,5 Triliun

“Para pasien mengeluh sakit kepala yang hebat dan pusing. Mereka juga me­nun­jukkan gejala mengigau,” im­buhnya mengenai gejala umum dari dehidrasi parah. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]