Balmon Segel Radio tak Berizin Siar


Jumat, 29 Mei 2015 - 18:42:14 WIB
Balmon Segel Radio tak Berizin Siar

“Kita kan hanya memberikan peringatan saja dan mere­komen­dasikan pada balmon, kalau un­tuk eksekusi dilakukan oleh Balmon. Kita juga tidak terlalu keras pada radio, atau penyiaran yang lain­nya. Kita selalu mem­berikan pe­ringa­tan secara persua­sif, dan diberikan masukan pada mereka yang belum punya zin dan pemakaian tata bahasa yang layak,” ungkapnya saat melaku­kan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) radio Pronews 90 FM dan warna 91,6 FM di Brian Room lantai 6 Hotel Basko, Ka­mis (28/5).

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Ia juga mengatakan, rata-rata di kabupaten kota yang ada di Sumbar banyak tersebar radio yang belum memiliki izin penyia­ran dan pemakaian tata bahasa yang baik. Namun untuk daerah-daerah yang dilakukan penye­gelan tersebut contohnya, di Padang, Padang Pariaman, Painan malah tidak satupun radio yang siaran karena disegel.

“Jumlah radio yang disegel sekitar 10, contohnya di Pessel ada tiga radio, di Pasaman ada tiga, untuk penyegelan dilakukan oleh balmon, dan mereka punya data yang valid. Untuk radio komunitas belum ada yang dise­gel. Peranan KPID disana lebih pada dibidang pengawasan pada siaran, dengan memberikan sank­­si atau teguran pada radio yang secara konten tidak sesuai dengan Pedoman Pelaku Pe­nyiaran atau standar proporsi  siaran,” ulasnya.

Baca Juga : Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2021 di Padang

Penutupan pada seluruh radio yang ada di Pesisir Selatan dise­babkan karena peluang usaha tidak ada, peluang usaha dike­luarkan oleh kementrian. Saat peluang usaha ada rekomendasi yang dikeluarkan  oleh KPID akan langsung diproses di pusat, jadi EDP sama pemberian reko­mendasi itu di daerahnya.

Sementara itu, untuk lembaga penyiaran yang mendaftar di KPID terdapat 167 lembaga, izinnya sekitar 40 persen sudah diproses di KPID. Untuk pelak­sanaan EDP ini adalah yang ke 16 yang dilakukan oleh KPID Sumbar dan sudah dikeluarkan rekomendasi kelayakan 15 radio yang ada di Sumbar  salah satunya, Bukittinggi, Payakumbuh, Pa­dang Panjang, Padang, Sawah­lunto, Padang Pariaman dan Pesisir Selatan dan berke­mung­kinan akan mencapai 17.

Baca Juga : Alhamdulillah, Perumda AM Padang Gratiskan Air Masjid dan Musala Selama Ramadan

Dalam EDP tersebut juga dihadiri oleh empat komisioner diantaranya, Koordinator Bidang Struktur dan Sistim Penyiaran Yumi Ariati, Koordinator Bidang Isi Siaran Rino Zulyadi, dan Anggota Bidang Kelembagaan Deri Riza. Serta undangan yang berasal dari unsur pemerintah, Ormas, akademisi, tokoh masya­rakat, LSM, MUI, hal ini dila­kukan untuk mengetahui ke­nyamanan publik terkait kebe­radaan radio tersebut di tengah masyarakat. (h/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]