Dua Pekerja Mie Ayam “Dijilat” Api


Ahad, 31 Mei 2015 - 19:33:46 WIB
Dua Pekerja Mie Ayam “Dijilat” Api

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu be­rawal ketika kedua korban bera­da di dapur tengah me­masak. Pada saat itu, gas yang dipakai habis. Kemudian korban meng­ganti tabung gas yang berisi 3 kilogram.

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

Pada saat mengganti tabung gas, ternyata mengalami kebo­coran dan api langsung me­nyam­bar kedua korban yang ada di dapur. Kemudian api membesar dan membakar seluruh pera­botan yang ada di lokasi kejadian.

Salah seorang korban lang­sung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu, mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi ta­bung gas 3 kilogram yang diduga bocor. Setelah itu, warga beru­paya memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

“Beruntung tabung itu ber­hasil dibawa keluar oleh warga. Kalau tidak, mungkin semuanya sudah habis terbakar,” kata kedua korban. Sedangkan salah seorang warga memberitahukan infor­masi kebakaran kepada petugas Polsek Padang Barat. Tak lama kemudian, petugas kepolisian tiba di sana dan mengamankan lokasi kejadian.

Kapolsek Padang Barat Kom­­pol Sumintak mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya keba­karan di lokasi kejadian petugas langsung tiba di sana.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Di sana, petugas langsung mengamankan lokasi dengan cara memasang police line.

“Api berhasil dipadamkan warga dengan cara bergotong-royong. Pada saat kejadian ada dua korban, tapi hanya men­derita luka bakar ringan saja,” kata Sumintak, kemairn.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Dikatakannya, pihaknya te­lah memintai keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian dan langsung membuat lapo­ran­nya. “Diduga api tersebut berasal akibat kebocoran tabung gas,” ujarnya.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, toko bangunan beru­kuran 6x12 meter milik Ir (45) di Jalan Srigunting No. 19 RT 02 RW 02, Kecamatan Padang Utara, hangus menjadi debu dan kerugian di­taksir mencapai Rp350 juta.

Informasi yang dihimpun mengatakan, kebakaran berawal saat ada percikan api di toko tersebut dan seketika api mulai membesar. Kemudian korban yang mengetahui peristiwa ter­sebut meminta tolong, agar warga membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun usaha warga tidak membuahkan hasil, karena api terus membesar. Maka salah satu masyarakat menghubungi pe­tugas pemadam kebakaran.

Saat mendapatkan informasi itu, tim BPBD&PK terjung ke TKP untuk segera menjinakkan api. Dengan lima unit armada dan ditolong warga sekitar, akhir­nya api bisa dijinakkan. Untunglah, api tidak merembes ke bangunan lainnya. Kepala BPBD&PK Kota Padang, Dedi Henidal me­nga­takan, dugaan sementara ke­bakaran aki­bat konsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa, dalam kejadian tersebut korban me­ngalami ke­rugian lebih kurang Rp350 juta.

“Api cepat melalap bangunan itu, karena di toko terdapat ba­nyak kayu, sehingga api cepat membesar. Namun, untunglah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya. Dedi me­ngimbau kepada warga ma­syarakat, supaya lebih berhati-hati dan waspada dengan musi­bah kebakaran yang tidak tahu kapan datangnya. (h/mg-isq/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]