Islah Golkar Ubah Konstelasi Politik


Ahad, 31 Mei 2015 - 19:49:19 WIB
Islah Golkar Ubah Konstelasi Politik

Dengan Kalla yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu berhasil memediasi kedua kubu yang dilanda perseteruan kepengurusan partai beberapa waktu lalu, Hendri mengatakan Wapres yang akrab dipanggil JK tersebut cukup memberi pesan bahwa dirinya masih memiliki pengaruh.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

Lebih lanjut, Hendri mengatakan perubahan konstelasi tersebut juga karena dipengaruhi posisi JK yang saat ini menjabat sebagai wakil dari Presiden Joko Widodo dalam Kabinet Kerja.

“Seharusnya yang mendamaikan Golkar itu tokoh senior Golkar diluar pemerintahan misalnya Akbar Tandjung karena Akbar tokoh diluar pemerintahan,” katanya.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Selain itu, Hendri juga mengatakan beberapa waktu kedepan yang akan ada perubahan entah sikap atau apapun yang datangnya dari JK sendiri atau lingkungannya.

“Pasti ada perubahan setelah ini, JK kan dulu betul-betul menarik diri dari Golkar karena terkait dengan perjanjiannya dengan Jokowi saat akan maju menjadi Wapres, tapi dengan peran dia mendamaikan Golkar ini bisa menandakan kostelasi politik yang berubah,” ujarnya.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

Dari informasi yang dihimpun Antara, kesepakatan bersama tentang keikutsertaan Partai Golkar pada Pilkada serentak tersebut yaitu pertama setuju untuk mendahulukan kepentingan Partai Golkar ke depan sehingga ada calon kepala daerah yang bisa diusulkan pada Pilkada serentak tahun 2015.

Kedua, setuju untuk membentuk tim penyaringan bersama di daerah-daerah yang akan dilaksanakan pilkada serentak tahun 2015 baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Ketiga, adapun calon yang akan diajukan harus memenuhi kriteria yang disepakati bersama. Keempat, untuk pendaftaran calon kepala daerah yang diajukan Partai Golkar pada Juli 2015, usulan dari Partai Golkar ditandatangani oleh DPP Partai Golkar yang diakui oleh Komisi Pemilihan Umum.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh kedua ketua umum dan Sekjen masing-masing kubu yang disaksikan langsung Wapres Jusuf Kalla.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]