Pedagang Aur Kuning Mulai Bergairah


Rabu, 03 Juni 2015 - 19:04:59 WIB
Pedagang Aur Kuning Mulai Bergairah

Menurut salah seorang karyawan toko Dahri Fa­shion, Malin Marajo menga­takan, bahwa masa panen bagi para pedagang di Pasar Aur Kuning hanya sekali setahun yaitu sebelum puasa sampai sehari sebelum hari lebaran.

Baca Juga : Penembakan di New York Tewaskan Bayi, Pria 23 Tahun Ditangkap

“Saat ini hingga sebelum lebaran nanti tran­saksi perdagangan di pasar ini sangat tinggi jika di­bandingkan dengan hari-hari biasa,” kata Malin Marajo.

Ia menjelaskan, umum­nya saat ini pengunjung yang datang ke Pasar Aur Kuning adalah para pedagang dari daerah, yang akan menam­bah per­sediaan barang da­gangan­nya. Ia mengaku selu­ruh barang yang ada di toko tempatnya bekerja meng­alami kenaikan. Kenaikan itu bervariasi mulai dari Rp2.500 hingga Rp5.000 setiap potongnya.

Baca Juga : Netanyahu Terkejut, Tentara Israel Bakar Diri karena Trauma Perang

Ditambahkannya, kena­ikan itu tidak berpengaruh terhadap penjualannya ka­rena para pedagang yang membeli barangnya sudah mengerti. Selain itu kenai­kan harga juga di pengaruhi oleh kenaikan ongkos kirim barang dari Jakarta ke Bu­kittinggi.

Dilanjutkannya, di per­tengahan puasa nantinya transaksi pedagang di Pasar Aur Kuning akan turun pa­salnya, para pedagang dari daerah hanya akan me­leng­kapi persediaan yang kurang menjelang lebaran.

Baca Juga : Terapkan Prokes Ketat, Saudi Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Jamaah Dua Masjid Suci

Sementara itu, salah seorang pembeli Sal (35) dari Muaro Bungo Provinsi Jambi mengatakan meski­pun harga barang naik tetapi daya beli masyarakat di tempatnya tetap sama dari tahun lalu.

“Turun naiknya transaksi penjualan kita di daerah, tergantung keahlian kita memilih model. salah salah kita memilih model akhir­nya barang tidak laku,” tu­turnya.Hal tersebut berbanding terbalik dengan pedagang dari Padang Sidempuan H. Jon (40).

Baca Juga : Bertemu AS, Netanyahu Sebut Pemerintah Iran Sebagai Rezim Fanatik

Ia menyebutkan jika harga naik dengan sen­dirinya daya beli masyarakat tem­patnya berjualan akan turun. “Menyambut lebaran kali ini bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah. orang akan lebih fokus un­tuk memenuhi kebutuhan se­kolah jika dibandingkan dengan baju lebaran,” ung­kapnya.

Salah seorang pembeli eceran Lis (55) mengatakan, saat ini harga pakaian masih murah jika dibandingkan dengan harga mendekati lebaran. Oleh karena itu jauh sebelum lebaran ia sudah melengkapi pakaian untuk anak-anaknya.(h/ril)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]