Gugatan Praperadilan Budi Satriadi Ditolak


Rabu, 03 Juni 2015 - 19:13:19 WIB
Gugatan Praperadilan Budi Satriadi Ditolak

Dengan ditolaknya gu­gatan ini, berarti mau tidak mau Budi Satriadi harus menerima statusnya sebagai tersangka, karena sudah sah secara hukum dan proses hukum dilanjutkan.

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim tung­gal Mahyudin ini juga dise­butkan, berdasarkan fakta persidangan berupa bukti-bukti surat yang diajukan pemohon (Budi Satriadi, red) dan dua orang saksi ditemukan fakta hukum bah­wa bukti surat dan kete­ra­ngan para saksi Pemohon tersebut tidak satupun yang dapat membuktikan bahwa tindakan termohon (Polresta Padang, red) selaku pe­nyeli­dik dan penyidik dalam per­kara ini tidak memenuhi prosedur dan aturan hukum, sebaliknya berdasarkan buk­ti surat yang diajukan oleh termohon (Polresta Padang, red) berupa bukti dan empat orang saksi.

Baca Juga : Hadiri Wisuda TK dan SMP Adz-Zikra, Wako Padang Hendri Septa Beri 'Reward'

Fakta persidangan juga terungkap, bahwa termohon sudah mengikuti aturan hu­kum yang berlaku dan ber­da­sarkan hasil penyilidikan dan penyidikan yang dilaku­kan Kapolresta Padang ter­nyata perbuatan pemohon (Budi Satriadi, red) telah patut diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Hal ini ber­dasarkan bukti yang cukup dan saat ini berkas perka­ranya telah dikirim ke Ke­jak­saan Negeri Padang dan pada 22 mei telah dinyatakan P21.

“Mengadili, menolak per­mo­honan eksepsi pemo­hon, menolak eksepsi termo­hon, menolak gugatan pe­mohon, dan membeban­kan biaya perkara pada nega­ra,” tegas hakim Mahyudin da­lam amar putusannya.

Sementara usai persi­dangan, Tim kuasa hukum Kapolres Padang, Ka­subbidbankum Bidkum Pol­da Sumbar Kompol Jefry Indrajaya menyambut baik penolakan praperadilan ini.

“Kami atas nama Ka­polres selaku kuasa hukum, menerima putusan dan alh­ma­dulliah permohonan pra­peradilan yang diajukan Budi Satriadi ditolak oleh majelis hakim. Ke depan, untuk perkara pokoknya akan tetap diproses karena sudah P21,” sebutnya usai persidangan.

Yang jelas, lanjutnya, dari proses persidangan ter­masuk pemeriksaan saksi jelas terungkap bahwa bukti permulaan maupun bukti lain sudah terpenuhi. Hal inilah yang mendasari penyi­dik. Selain itu, penyidik telah malalui proses penyidkan  yang sesuai dengan keten­tuan yang diatur dalam KUHAP maupun di dalam peraturan Kapolri no 14 tahun 2012 tentang mene­jemen penyidikan tindak pidana.

“Bukti surat yang kemudian dikroscek oleh para saksi, menunjukkan upaya yang dilakukan Polri sudah sesuai prosedur,” pungkasnya. (h/hel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]