Puluhan Motor Terjaring Operasi Patuh 2015


Kamis, 04 Juni 2015 - 20:43:19 WIB

Disebutkan, Operasi Patuh ini digelar selama 14 hari dan berakhir pada tanggal 9 Juni mendatang. Sejak pelaksanaannya, setidaknya sebanyak 153 kendaraan telah ditilang serta puluhan kendaraan telah di tahan sebagai barang bukti. “Pemberian tilang mengacu kepada UU lalu lintas. Sementara ada sebagian masyarakat yang tidak tertib seperti tidak me­ngancingkan tali pengaman helm dan tidak me­nyalakan lampu, akan kita berikan pembinaan,” katanya didampingi  KBO Lantas, Ipda. Bayful.

Operasi penertiban kendaraan ini lebih kepada memberikan pembinaan kepada masyarakat untuk tertib berlalulintas dijalan raya.Karena menurutnya, kalau dibiarkan akan berakibat fatal, bahkan jika terjadi kecelakaan, tak hanya akan mencelakai pengendara itu sendiri, namun juga akan merugikan pengguna jalan lainnya. “Kecelakaan itu bisa terjadi kapan saja, dengan tertib di jalan raya, kita ingin menekan resiko yang ditimbulkan jika kecelakaan itu terjadi,” jelasnya.

Sementara terkait sangsi yang akan diberikan, Afrino menyebutkan, semuanya akan tergantung pada pelanggaran yang dilakukan dan sesuai dengan UU lalu lintas. Bagi yang tidak punya SIM, akan diminta untuk membuat SIM dulu. “Namun tadi ada yang dibawah umur, selain sepeda motornya kita tahan, kita akan panggil orang tuanya untuk diberikan pembinaan. Karena secara aturan, anak dibawah umur belum dibolehkan berkendaraan,” tegasnya.

Polres Sijunjung Keluarkan 148 Surat Tilang

Satlantas Polres Sijunjung menunjukkan taringnya dalam menegakkan aturan dalam gelar Operasi Patuh 2015. Puluhan sepeda motor berhasil diamankan dan ratusan pengendara dikenai tilang.

Kapolres Sijunjung, AKBP. Dwi Sulistyawan SH, melalui Kasatlantas, AKP. Alkadri Trijaya me­ngatakan, sebanyak total 43 unit sepeda motor berhasil diamankan di Mapolres Sijunjung, sedangkan tilang motor sebanyak 148.

“Razia digelar dalam rangka Operasi Patuh 2015 yang digelar hingga 9 Juni 2015. Ini juga dilakukan untuk mengurangi kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas) yang marak terjadi. Bagi pemilik motor yang akan mengambil kendaraannya, terlebih dahulu harus melengkapi kendaraannya,” terang Alkadri kepada wartawan, Kamis (4/6).

Dijelaskannya, pelanggaran-pelanggar tersebut dominan dikarenakan pengendara tidak menggunakan helm, kemudian tidak membawa surat menyurat kendaraan. Selain itu sejumlah pengendara yang belum cukup umur, namun sudah mengendarai motor kemana-mana serta ugal-ugalan tanpa mem­per­timbangkan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Di Sawahlunto, Tilang Dominasi Pelanggar

Di Sawahlunto, Sebanyak 130 surat tilang dan 51 teguran telah dikeluarkan oleh Satuan lalulintas (Sat Lantas) Polres Sawahlunto hingga hari ini dalam operasi patuh 2015. Kapolres Sawahlunto, melalui Kasat Lantas, Iptu Bayu Wicaksono mengatakan, sejak digelar oparasi patuh sejak 27 Mei lalu, pelanggaran terbanyak adalah pengguna sepeda motor yang tidak memakai helm sebagai alat pelindung keselamatan kepala.

“Selain tilang kita juga mengeluarkan 51 teguran terkait pelanggaran lainnya seperti belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta pelanggaran kelengkapan kendaraan lainnya,” sebut Bayu Wicak­sono, didampingi Kaur Bin Ops lantas, Iptu Yonarial, Kanit Reg Ident, Ipda. Usman Nurwidi dan Kanit Turjagwal, Ipda. M,Sugindo. (h/ndy/ogi/mg-rki)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]