Solsel dan Pasaman Tampil Lebih Awal


Kamis, 04 Juni 2015 - 20:44:59 WIB
Solsel dan Pasaman Tampil Lebih Awal

Sementara, Rifa Yendi dari Limapuluh Kota yang disebut-sebut akan ambil bagian dalam jalur ini dan akan berpasangan dengan Zulhikmi, Staf ahli Sek­dakab Limapuluh Kota, hi­ng­ga Kamis (4/6) belum mem­perlihatkan tanda-tan­da akan mengambil formulir ke KPU. Begitu juga dengan apa yang terjadi di Kota Solok, DR Lukman, dosen UIN Syarif Hidayatullah yang dikabarkan siap ber­tarung dengan jalur ini, juga belum memperlihatkan tan­da-tanda yang pasti. Ramlan Nurmatias yang ber­pasang­an dengan Irwandi di Kota Bukittinggi meskipun sudah memberi sinyal dengan  me­ngumpulkan 20.000 KTP, belum mengambil formulir ke KPU.

Baca Juga : Pengawasan Penerapan Prokes Ketat Dilakukan di Simpang Gudang Agam

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya, seperti Ka­bu­paten Agam, Pesisir Se­latan, Pasaman Barat, Ka­bu­paten Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Sijunjung belum memperlihatkan tan­da-tanda adanya calon yang bersiap mengambil peluang melalui jalur independen. Begitu juga dengan posisi gubernur sendiri, Kantor KPU Sumbar masih sepi peminat dari calon gubernur independen yang ingin ber­konsultasi.

Di Kabupaten Pasaman lain lagi. Yusul Lubis di­ka­barkan batal maju melalui Partai Nasdem dan siap ber­tarung di jalur in­de­penden.

Baca Juga : Tekan Penyebaran Covid-19 di Padang Panjang, WBP Silaturahmi Online saat Lebaran

Saat ini, Pembina Partai NasDem Kabupaten Pa­sa­man itu, sudah mengambil blanko pendaftaran dari jalur independen. Pantauan Haluan di salah satu per­cetakan, baliho mantan bu­pati pasaman 2005-2010 itu, sudah dalam proses pen­cetakan. Besar ke­mung­kinan, Jumat (5/6), baliho meminta dukungan masya­rakat Pasaman sudah ter­pasang di wilayah Kabu­paten Pasaman.

Ketika dihubungi pihak KPU Kabupaten Pasaman, Jajang Fadli, membenarkan ada seorang tokoh yang me­minta blanko tersebut. Na­mun, pihak KPU Pasaman enggan men­yebutkan namanya.

“Kita lihat saja nanti, dalam waktu dekat sudah terpajang baliho beliau yang mencalon menurut jalur independen,” ujar Jajang Fadli, Kamis (4/6).

Ia pun belum men­da­patkan informasi mengenai adanya calon independen  lain, dari 12 tokoh yang menyatakan siap untuk maju bertarung pada pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang.

Ketika dikonfirmasi ke pihak Partai NasDem Kabu­paten Pasaman, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabu­paten Pasaman, Syarifuddin, ke nomor 0823812845xx, handphone yang ber­sang­kutan tidak aktif.

Sementara itu, dari sum­ber Haluan yang dapat di­per­caya, Partai NasDem bakal mengusung Sarjan Lubis, anggota DPRD Pasa­man dari Partai NasDem, untuk dipasangkan sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Pasaman menemani incum­bent Benny Utama.

“Politik itu sangat di­namis, bisa saja menjelang pendaftaran ke KPU semua itu berubah,” kata nara­sum­ber itu, yang tidak bersedia dituliskan nama.

Jika keputusan incum­bent Benny Utama mengu­sung Sarjan Lubis sebagai bakal calon wakil, maka dipastikan incumbent Wakil Bupati Pasaman Daniel pecah kongsi dengan incum­bent Benny Utama pada Pilkada mendatang.

“Kita lihatlah per­kem­bangan ke depannya, politik itu dinamis,” timpal Wabup Daniel.

Menanggapi batalnya Nas­dem mengusung Yusuf Lu­bis, Wakil Ketua DPW NasDem Sum­bar, Mar­sano­va Andesra menga­­takan, bukan tidak jadi atau di­gan­tikan posisi Yusuf Lubis, melainkan pihaknya masih menunggu karena belum adanya rekomendasi dari DPP untuk yang ber­sang­kutan.

Terkait Sarjan Lubis, ia mengatakan kalau memang benar-benar serius untuk bergabung dengan NasDem tentunya sudah memulai sosialisasi pada tingkat ba­wah tapi hingga sekarang Sarja lubis masih minim sosialisasi dibawah.

“Kalau yang ber­sang­kutan ingin mendaftarkan diri ya tentunya sah-sah saja, dan kalau beliau berminat tentunya akan berusaha,” pungkasnya. (h/dib/nto/eri/col/mg-rin/eni)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]