Indonesia Miliki 8 Wakil di Perempat Final


Kamis, 04 Juni 2015 - 20:47:01 WIB
Indonesia Miliki 8 Wakil di Perempat Final

Satu ganda campuran adalah Ahmad Tontowi/Lilyana Natrsir melawan Liu Cheng/Bao Yixin (Cina). Dua tunggal putra Indonesia adalah Jonatan Cristie mela­wan Jorgensen (Denmark) dam Antony Ginting yang hingga berita ini diturunkan masih menunggu lawan.

Satu ganda putri Indo­nesia adalah Greysia/Nitya melawan Luo Ying/Lio Yu. Menghadapi pasangan Indo­nesia, pasangan China itu mewaspadai tekanan para penonton.

Baca Juga : Italia Melaju ke 16 Besar Euro 2020

“Menghadapi Nit­ya/Greysia tentunya me­rek­a lebih baik dari lawan hari ini (kemarin).

Makanya, persiapan juga harus lebih oke lagi,” kata Luo Ying dan dibenarkan Luo Yu.

“Apalagi di Istora sung­guh ‘hidup’, jadi kami juga harus bersiap lebih meng­hadapi mereka,” jelas dia. Greysia/Nitya  sudah lolos lebih dulu ke babak perem­patfinal. Mereka mengala­kan ganda Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerat­tanachai.

Sementara itu Greysia/Nitya mengatakan meng­hadapi pasangan Cina ini dirinya akan memper­siap­kan diri dengan sebaik mu­ng­kin. “Untuk besok kami mau mempersiapkan yang lebih baik lagi, mau terapin apa yang dikasih tahu pela­tih,” tutur Greysia.

Greysia/Nitya lolos sete­lah mengalahkan pasangan muda Thailand, Puttita Su­pa­jirakul/Sapsiree Taeratta­nachai, 22-20 dan 21-17. Game pertama dimulai, Grey­sia/Nitya sempat terta­han imbang dengan Puttita/Sapsiree.

Unggul 19-15, Greysia/Nitya malah ter­susul empat angka beruru­tan. Kedua pasangan ini bahkan harus terlibat setting point sebelum akhirnya angka 22-20 diamankan Greysia/Nitya.

“Di game pertama kami bisa unggul tapi poinnya ramai. Kami terlalu buru-buru mau nyerang, tapi ja­dinya nggak siap.

Game kedua kami mulai bisa me­nga­tasi keadaan, dan main lebih enak,” kata Nitya.

“Di game kedua kami sudah tahu mau main gi­mana. Harus tenang dan bisa mengatur bola.

Kalau bola panjang terus mereka se­nang, harus lebih ngatur.

Di lapangan kalau nggak fokus bisa kehilangan poin. Kami mau evaluasi lagi supaya bisa fokus terus,” kata Greysia menambahkan.

Ramainya dukungan pe­non­ton di lapangan rupanya juga berpengaruh dengan komunikasi Greysia/Nitya di lapangan.

“Sempat nggak kedenge­ran suara partner karena stadionnya ramai. Jadi harus selalu deket sama partner biar komunikasi lancar. Ha­rus adaptasi lagi dengan hingar bingar, apalagi besok (hari ini).  Tapi kondisi terse­but tidak mengganggu ka­mi,” ungkap Greysia.(h/mg-san)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]