Terseret Ombak, Satu Selamat dan Satu Hilang


Kamis, 04 Juni 2015 - 20:49:07 WIB
Terseret Ombak, Satu Selamat dan Satu Hilang

Peristiwa tersebut ber­awal ketika kedua korban tengah mandi-mandi di bibir pantai bersama dengan war­ga lainnya. Tiba-tiba ombak besar datang, sehingga ke­dua­nya langsung tergulung ombak dan terseret arus.

Baca Juga : Gelombang Tinggi, Nelayan di Padang Bisa Habiskan Waktu 12 Jam Mencari Ikan

“Waktu itu gelombang sangat tinggi, namun mereka tetap mandi-mandi dan lu­ma­yan jauh dari bibir pantai. Saat ombak menggulung keduanya, satu orang ter­lihat ke permukaan dan warga langsung berenang untuk menyelamatkannya,” kata Wawan (45).

Kemudian Syafril diba­wa ke pinggir pantai dan kondisinya melemah. Me­lihat keadaan tersebut, war­ga langsung melarikanya ke RSUP M. Jamil Padang untuk mendapatkan pera­watan medis. Sementara petugas satpol PP yang ber­jaga di kawasan Pantai Pu­rus, langsung menghubungi BPBD Kota Padang setelah mengetahui kejadian terse­but. Tak lama kemudian, petugas BPBD Kota Padang tiba di lokasi melakukan pencarian.

Baca Juga : Hendri Septa Resmikan Bedah Rumah Bantuan Perumda Air Minum di Intake Guo Kuranji

Dikatakan Kepala BPBD&PK Ko­ta Pa­dang, Dedi Henidal, Kamis (4/6) mengatakan, awalnya pada pukul 17.00 WIB dua warga sekitar pantai tersebut man­di-mandi, namuun hingga pukul 17.20 WIB, warga sekitar mengetahui bahwa ada warga yang terbawa arus ke dalam laut.

“Kebetulan Satpol PP ada patroli di daerah sana, pas mendapatkan kabar dari warga mereka langsung me­ngabarkan pada kami. Ha­nya berselang beberapa me­nit anggota saya langsung turu ke lapangan untuk me­la­kukan pencarian dan eva­kuasi.

Alhamdulillah, satu di antaranya berhasil kami temukan dan selamat­kan, namun yang satu lagi belum bisa ditemukan,” katanya.

Syafril yang dapat disela­matkan tersebut langsung dilarikan ke RSUP M Dja­mil Padang untuk dilakukan perawatan. Sementara pen­carian terhadap Wanto ter­paksa dihentikan, karena sudah malam. Kemudian pencarian akan dilanjutkan besok pagi (hari ini,red) pukul 07.00 WIB.

“Jumlah personil yang diturunkan untuk mencari dua korban terebut sekitar 30 orang dan tambah 10 pejabat struktural kita, serta ditambah dengan warga seki­tar yang juga ikut mencari,” jelasnya.

Dikatakan juga, saat yang bersangkutan sedang mandi-mandi kondisi arus laut memang cukup kuat, se­hingga dengan mudah kedua warga tersebut terbawa arus ke dalam laut. Posisi mandi-mandi kedua warga tersebut tepat di belakang Hotel Mercure di Danau Cimpago dan pihak BPBD menemu­kan Syafril juga tidak jauh dari posisi ia mandi-mandi.

“Untuk yang selamat Alhamdulillah sekarang sudah siuman dan keada­annya sudah cukup mem­baik. Diketahui pekerjaan mereka adalah pedagang di Pasar Pagi. Untuk jumlah anggota yang akan kita tu­run­kan besok belum tahu persis, karena lihat kondisi besok (hari ini,red) dulu,” pungkasnya. (h/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]