Operasi Patuh, Pengedar Sabu Ditangkap


Jumat, 05 Juni 2015 - 19:37:57 WIB
Operasi Patuh, Pengedar Sabu Ditangkap

Informasi yang dihimpun Haluan, tersangka mengaku sudah menjadi pemakai sejak tahun 2014. “Sejak tamat SMA saya mulai nyabu pak yang awalnya cuma diajak oleh teman sampai sekarang keterusan,” ungkap tersangka menjawab pertanyaan penyidik saat dimintai keterangan di Mapolsek Padang Selatan.

Baca Juga : Di Padang, 42 Kawasan Ini Tak Boleh Menggelar Salat Ied di Masjid dan Lapangan

Menurut pengakuan tersangka, sebelum ditangkap ia membeli barang tersebut kepada Roy yang merupakan kenalan dari temannya yang bernama Roni. Oleh Roni, tersangka diperkenalkan kepada Roy dan berkomunikasi melalu telepon genggam.

Untuk bisa mempertemukan tersangka dengan Roy, Roni menceritakan cirri-ciri dari tersangka dan dibuatlah sebuah pertemuan di Jembatan Siti Nurbaya. Akhirnya, tersangka dan Roy bertemu untuk melakukan transaksi jual beli sabu dengan harga Rp1,5 juta seberat satu gram.

Baca Juga : Mantap! Rutan Anak Aia Padang Bagikan Baju Lebaran untuk WBP

“Saya bertemu Roy di Jembatan Siti Nurbaya berkat pertolongan Roni teman saya pak dan sudah dil dengan harga Rp1,5 juta,” akunya.

Namun, nasib sial bagi tersangka. Dalam perjalanan pulang menuju rumahnya yang berada di Jalan Parak Karakah Komplek Filano Tahap 1, ia tertangkap saat polisi menggelar razia Operasi Patuh di Jalan Klenteng. Terkejut, motor yang dibawanya oleng dan berniat hendak melarikan diri.

Mencium ada yang tidak beres pada tersangka, saat razia polisi menggeledah tersangka dan ditemukanlah barang bukti sabu yang diletakkan didalam kotak rokok Sampurna Mild yang berada di saku celananya sebelah kiri.

Seketika itu, pihak kepolisian langsung me­ngamankan tersangka dan dibawa menuju Mapolsek Padang Selatan untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

Kapolsek Padang Selatan Kompol Sukirman melalui Kanit Reskrim Ipda Joko Supriyanto mengatakan bahwa, kasus akan dikembangkan. “Kita akan selidiki lebih lanjut dan mintai keterangan kepada tersangka atas nama-nama yang telah disebutkannya,” ujarnya. Dikatakan Joko, tersangka dikenakan pasal 111 dan 112 ayat 2 tentang Undang-Undang Nar­kotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]