Indonesia Tanpa Gelar


Ahad, 07 Juni 2015 - 20:38:45 WIB
Indonesia Tanpa Gelar

Penampilan Greysia/Nitya sebetulnya cukup baik di awal permainan. Mereka unggul 11-10 di interval game  pertama. Namun Greysia/Nitya seolah tampil antiklimaks dan wakil Tiongkok terus melaju dengan meraih 11 poin berturut-turut, sedangkan perolehan skor Greysia/Nitya terkunci di angka 11. Meskipun kehilangan game kedua, sup­porter di Istora tak pernah lelah memberikan dukungan kepada Greysia/Nitya. Semua berharap pasangan Indonesia ini mampu bangkit di game kedua dan memperpanjang nafas hingga game ketiga.

Baca Juga : Bikin Liverpool Frustrasi, Real Madrid Tembus Semifinal Liga Champions

Namun Tang/Tian semakin tak terbendung di game kedua. Mereka berlari meninggalkan Greysia/Nitya hingga kedudukan 8-2. Keadaan ini tentunya membuat Greysia/Nitya berada di bawah tekanan. Hal ini juga terlihat dari penampilan mereka yang tidak secemerlang biasanya.

Begitu banyak bola-bola pengembalian Greysia/Nitya yang tanggung hingga langsung disambar oleh Tang/Tian. Poin wakil Tiongkok ini pun terus bertambah. Sementara Greysia/Nitya belum berhasil keluar dari tekanan, mereka akhirnya harus merelakan titel juara kepada lawan. “Di awal game, kami bisa unggul dengan menerapkan pola permainan kami, tetapi kami stuck di poin 11. Di game kedua, pasangan Tiongkok mulai menekan dan dari situ kami coba lagi tetapi terus terserang dan tak dapat mengembalikan pola permainan kami dari awal,” imbuh Nitya.

Baca Juga : Timnas Indonesia Pastikan Uji Coba dengan Oman

Tiongkok mengamankan dua gelar. Sebe­lumnya dari nomor ganda campuran, Xu Chen/Ma Jin juga naik podium juara. Sementara gelar tunggal putri dan tunggal putra masing-masing diraih Ratchanok Intanon (Thailand) dan Kento Momota (Jepang). Sedangkan gelar juara ganda putra diraih Korea lewat Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol. (h/bic)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]