UNP Akan Pecat Pegawai Gunakan Ijazah Palsu


Ahad, 07 Juni 2015 - 20:40:56 WIB
UNP Akan Pecat Pegawai Gunakan Ijazah Palsu

“Pegawai kita tidak ha­nya berasal dari UNP, na­mun banyak juga yang bera­sal dari luar UNP. Maka kita akan lakukan pendataan dan pemriksaan ijazah,” ung­kapnya.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

Nanti apabila terbukti ada yang ‘bermain’, kata Yanuar, akan langsung dike­luarkan dari UNP, karena tidak dispensasi bagi pe­langgar. “Kalau terbukti akan langsung kita pecat, tidak ada toleransi,” te­gasnya.

Meskipun begitu, Ya­nuar tetap berkeyakinan bahwa tidak ada pegawai UNP yang menggunakan ijazah palsu karena untuk seleksi masuk ke UNP saja sudah sangat ketat.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

“Sangat tipis kemung­kinan ijazah palsu ini, tapi kita tidak bisa langsung mengatakan kita bersih dari hal ini. Makanya kita akan periksa lagi,” tandasnya.

Terkait dengan surat ara­han dari kementerian untuk melakukan  pemeriksaan ijazah, dikatakan Yanuar, UNP belum menerimanya sampai saat ini.

“Meski belum ada surat, kita akan lakukan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Yanuar juga mengimbau agar tidak ada yang bermain dengan ijazah palsu ini kare­na sanksinya bisa dengan tuntutan pidana. “Jangan main-main dengan ini, bisa dipidanakan,” tuturnya.

Sebelumnya, langkah yang sama juga telah dila­kukan di lingkungan Pem­prov Sum­bar. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno me­ne­gaskan, jika dalam pe­meriksaan ulang ijazah, ternyata ditemukan pegawai yang menggunakan ijazah palsu, maka pegawai ber­sangkutan akan diberikan sanksi.

“Sanksinya dapat be­rupa penurunan pangkat atau pun golongan. Selain itu, ber­kemungkinan diancam hu­kuman pidana karena penggunaan ijazah palsu tergolong tindakan peni­puan,” tegas Irwan. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]