Pemko Padang Tak Bisa Kabulkan Permintaan FK-MTI


Ahad, 07 Juni 2015 - 20:44:58 WIB

Yang menetapkan perda itu, kata Afrizal, tidak hanya Pemko Padang, akan tetapi perda itu sudah dibahas juga dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang yang merupakan perwakilan masyarakat Padang.

“Pemko Padang tidak perlu merevisi perda tersebut. Karena, Pemko Padang konsisten dengan aturan yang telah diberlakukan. Kita sudah kirimkan surat balasan penolakan kepada mereka yang meminta untuk perda itu direvisi,” tegasnya.

Permintaan revisi perda tersebut, lanjut Afrizal, telah dilakukan berkali-kali dan hampir setiap tahunnya, namun tetap ditolak. ”Tiap tahun mereka ajukan, tapi selalu ditolak. Perda ini berlaku untuk semua masyarakat Kota Padang, tanpa melihat perbedaan agama dan perbedaan eties,” jelasnya. Untuk tarif yang berlaku, katanya, sudah dinilai sesuai dengan kondisi ekonomi terkini. Sedangkan tarifnya, yakni untuk 2x1 ditetapkan harganya Rp500 ribu per dua tahun. Sementara, untuk kelebihan luas tanah, diberatkan sebesar Rp250 ribu permeter setiap dua tahunya.

Tingginya harga retribusi yang dibayar untuk makam Tionghoa di Bungus tersebut, dinilai karena ukuran yang diambil sangat luas dan melebihi standar pemakaman 1x2 meter. “Kebiasaan masyarakat Tionghoa ini kan makamnya luas. Bahkan ada yang sampai lima meter persegi,” jelas Afrizal. Afrizal menyarakan, agar biaya retribusi yang dibayar tidak terlalu memberatkan, maka ukuran makam tersebut disesuaikan dengan ukuran standar. Jika ukuran yang terlalu luas, maka wajar saja biaya retribusi memberatkan kepada keluarga pemilik makam.

Sebelumnya Penasehat FK-MTI Padang, Pastor Philips kepada media mengatakan, tarif pajak tanah untuk pemakaman yang ditetapkan Pemko Padang terlalu mahal, jika dibandingkan sebelum di­keluarkannya Perda No.11 Tahun 2011 tersebut.

Menurut Philips, tarif pajak itu telah membuat FK-MTI yang ekonomi kehidupannya tergolong tidak mampu, merasa keberangkatan. Ia meminta Pemko Padang untuk segera merevisi Perda nomor 11 Tahun 2011 yang mengatur retribusi pelayanan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) itu, agar mengembalikan pemakaman Tionghoa yang berada di Bungus ke Bukit Gado-gado, yang merupakan tempat pemakaman milik  FK-MTI Padang. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]