Pengacara Laporkan Akun FB “Pencabulan”


Ahad, 07 Juni 2015 - 20:54:01 WIB

IPS melaporkan empat orang yang diyakini sebagai pembuat akun dan pe­ngupload rekaman tersebut. Mereka adalah AR, 37 tahun, BL alias JK, 40 tahun, AM, 45 tahun dan AL, 40 tahun. Laporan itu dilakukan pada 30 Mei lalu dengan nomor laporan: STTL/856/K/V/2015/SPKT UNIT III, tanggal 30 Mei 2015.

“IPS mengaku apa yang dikatakannya dalam rekaman percakapan di akun FB tersebut semuanya bohong. IPS me­ngatakan apa yang ada dalam rekaman itu karena dipancing dan diarahkan oleh terlapor AR ketika diundang ke rumahnya sampai tiga kali pertemuan,” bebernya.

Menurut IPS seperti ditirukan Asnil, dia melaporkan pencemaran nama baik karena pembuatan akun FB dan rekaman itu dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya. Begitupun soal hubungannya degan Eris­man adalah sebuah kebohongan.

“IPS bahkan sudah membuat surat pernyataan dan meminta maaf langsung kepada Erisman dan keluarganya atas pernyataannya dalam akun FB tersebut. Hubungan IPS dengan Erisman tidak sampai sejauh itu bahkan sampai meng­gugurkan kandungan,” lanjut Asnil.

Atas adanya laporan itu, jelas Asnil, pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi diantaranya orang tua IPS, IPS sendiri serta Ketua RT domisili IPS. “Dalam waktu dekat, kemungkinan pihak terlapor yang akan diperiksa polisi,” tambahnya.

Agus Suherman sendiri yang juga hadir dalam jumpa media itu aksi LSM Formas yang berdemo ke DPRD Padang pada Senin (25/5) yang lalu, merupakan aksi ilegal, ka­rena kepengurusan LSM tersebut belum de­finitif alias pengurusnya belum dilantik, sejak LSM tersebut dibentuk pada 2014 yang lalu.

“Bila belum ada pengurus definitif, tidak boleh ada kegitan operasional,” jelas Agus.

Ia menyatakan, sebagai pendiri dan penasihat LSM Formas, ia tersinggung dengan aksi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan LSM tersebut, karena bertindak tanpa sepengetahuannya dan tidak berkoordinasi dengannya. Oleh karena itu, saat jumpa pers itu, ia menyatakan LSM Formas dibekukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Dengan ilegalnya tindakan pihak-pihak yang mengaku anggota LSM Formas dan dengan dibekukannya LSM tersebut, Agus menegaskan, pihak-pihak yang ditemui oleh LSM tersebut hendaknya tidak melayani.

“Saya tidak ingin LSM yang saya dirikan digunakan untuk kepentingan politik. Hal itu sudah keluar dari AD ART LSM tersebut yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan,” sebutnya.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan oleh pihak yang memfitnah Erisman, merupakan hal yang di luar batas. Sebab, tuduhan itu akan berakibat terhadap psikologi keluarga Erisman, terutama anak-anak Erisman. Katanya lagi, tuduhan terhadap Erisman itu sendiri, tak hanya membuat malu Erisman, tetapi juga membuat malu Kota Padang, terkait jabatan Erisman sebagai Ketua DPRD Padang. (h/ade/dib)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:48:56 WIB
    MANTAN KEPALA KESBANGPOL GUGAT GUBERNUR

    Pengacara IKA Tolak Saksi

    Pengacara IKA Tolak Saksi PADANG, HALUAN – Tiga saksi dari pihak Gubernur Sumbar selaku tergugat, dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara 16/G/2016/PTUN-Padang, Kamis (20/10), tentang gugatan mantan Kepala Kesbangpol Sumbar Irvan Khairul Ananda (IK.
  • Kamis, 04 Agustus 2016 - 04:59:32 WIB
    GUGATAN DOKTER DINILAI PREMATUR

    Pengacara Sebut Eksepsi RSUP M Djamil Keliru

    Pengacara Sebut Eksepsi  RSUP M Djamil Keliru PADANG, HALUAN — Perkara per­data yang melibatkan RSUP M Djamil (tergugat) Padang dengan seorang dokter non-aktif spesialis orthopedi di RS tersebut, Noverial (penggunggat), te­rus berjalan. Setelah gu­gatan dibacakan pa.
  • Jumat, 20 Mei 2016 - 04:34:34 WIB

    19 Pengacara DPC Peradi Dilantik

    19 Pengacara DPC Peradi Dilantik PADANG, HALUAN — Se­dikitnya 19 pengacara muda dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Padang di bawah kepemimpinan Dewan Pim­pinan Nasional (DPN), Juniver Girsang mengambil sumpah, yang langsung dilantik oleh Ketua Penga.
  • Jumat, 04 Maret 2016 - 03:07:44 WIB
    Tak Terbukti Terlibat Narkoba

    Pengacara Pekanbaru Beraktifitas Kembali

    PADANG, HALUAN — Ana Mardiah (50), yang sempat diamankan polisi bersama empat orang lainnya telah kembali beraktivitas seperti biasa. Dia dilepaskan, setelah penyidik Sat Resnarkoba Polresta Padang me­nyatakan tidak terkai.
  • Kamis, 03 Maret 2016 - 03:49:14 WIB
    Ana Mardiah Sempat Diamankan Polisi

    Pengacara itu Ternyata Mengurus Administrasi Kliennya

    PADANG, HALUAN — Se­orang pengacara, Ana Mar­diah (50) yang sempat di­amankan Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polresta P­a­dang, buka suara. Ia diaman­kan pada Senin (29/2) lalu, di sebuah rumah Jalan M. Hatta Ketap.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]