BI Segera Pangkas Target Kredit


Senin, 08 Juni 2015 - 18:56:16 WIB

Padahal sepanjang tahun ini, BI menargetkan penya­luran kredit perbankan bisa bertumbuh 15%-17%. Di sisi lain, pengum­pulan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh lambat. Hingga Ap­ril 2015, per­tum­buhan DPK perbankan hanya 14,9%.

Pada kuartal I-2015 lalu, eko­nomi Indonesia cuma bertumbuh 4,71%. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah me­nu­t­ur­kan, perlambatan pertum­buhan ekonomi nasional akan berdampak pada per­lam­batan pertumbuhan kre­dit yang disa­lurkan perban­kan.

Nah, lantaran BI sudah mere­visi target pertum­bu­han eko­nomi, Halim me­nya­takan, BI pun akan mere­visi proyeksi pertumbuhan kredit di tahun ini, dari semula 15%-17%.

Berapa target per­tum­buhan kredit yang baru? Halim belum bisa menye­butkan. Kata dia, proyeksi pertumbuhan kredit terbaru setelah bank-bank mema­­sukkan revisi rencana bisnis bank (RBB). “Perte­ngahan tahun bank-bank akan mela­kukan revisi RBB. Ang­kanya nanti menunggu revisi RBB,” imbuh Halim, akhir pekan lalu.

Untuk mendongkrak pe­nya­luran kredit, BI seja­tinya sudah melonggarkan sejum­lah keten­tuan.

Salah satu bentuk relaksasi BI adalah pelonggaran agunan untuk kredit alias loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Dengan relaksasi ini pem­bayaran uang muka KPR mau­pun KKB akan lebih murah. Ketentuan ini akan terbit bulan Juni ini.

“Tujuannya, agar per­tum­buhan kredit bisa terbantu dan perbankan menjadi le­bih tertarik menyalurkan kredit,” tutur Halim. (h/trn)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]