Bangunan Pasar Inpres II Bau Pesing


Senin, 08 Juni 2015 - 19:09:10 WIB

Dari penelusuran Ha­luan ke Inpres II dan be­berapa pedagang me­nutur­kan, jika sudah di­per­bo­leh­kan untuk berdagang rasa­nya belum bisa untuk pi­ndah, mengingat kondisi selasar Inpres II saat ini masih gedung lepas tanpa ada pembatas ruangan. Jelas ini tidak menjamin barang pedagang, ketika mening­galkan dagangan mereka. Memang sebelumnya pe­dagang berniat untuk me­nempati, jika difasilitasi oleh walikota. Tidak mungkin pedagang berjualan tanpa disediakan fasilitas untuk berdagang.

Pedagang Inpres II, An­tono di kios pe­nampungan di belakang gedung Balai­kota Lama menjelaskan, Inpres II saat ini belum pantas untuk ditempati pe­dagang. Sebagai gedung yang sudah menghabiskan mi­liaran uang untuk pem­ba­ngu­nan tidak selayaknya di tempati pedagang, sebelum tuntas di bangun.

“Kalau penampungan tidak masalah, pantas rasa­nya kalau bangunan seada­nya. Namun, kalau untuk Inpres II yang bangunannya megah memang tidak mu­ng­kin kami tempati,”tandas Antono.

Dikatakannya, Pemko Padang sebelum mem­ba­ng­un Inpres II sudah diingat­kan pedagang untuk bekerja sama dalam mendesain ben­tuk. Namun, pemenang ten­der dan pemko tidak me­libatkan pedagang, sehingga banyak kesalahan yang terjadi.

“Coba perhatikan masak drainase atau ada bandar kecil di sekitar bangunan. Pedagang sudah men­jelas­kan apakah itu drainase atau apa. Walikota kita yang dulu, katanya nanti kita buat drai­nase besar di sekeliling. Nyatanya hingga sekarang tidak ada, genangan air di kios penampungan terjadi setiap hari walaupun tidak hujan,” terang Antono.

Hal senada juga di­kata­kan Sisam, pihaknya bi­ngung dengan kondisi pasar saat ini. Jika dibiarkan pe­me­rintah saja yang me­nga­tur, nyatanya tidak sesuai dengan kebutuhan pe­da­gang. Ia berharap, pe­-me­rintah serius membenahi pasar sesuai dengan janji pemimpin saat ini.

“Kita tunggu saja rea­lisasi janji Mahyeldi dan Emzalmi (MahEM) dalam dua tahun ini mem­benahi Pasar Raya Padang. Kami sudah bosan untuk meny­am­pai­kan suara kami kepada pe­mimpin. Ma­kanya kita lihat saja,” terang Sisam, ketika di temui di kios pe­nam­pungan di belakang kan­tor Balaikota Lama Padang.

Sebelumnya, di tahun 2014 Mahyeldi sudah ber­janji untuk menuntaskan pembangunan Pasar Raya di awal tahun 2015 dengan dana APBD Rp4,9 miliar. Janji tersebut tidak bisa direalisasikan, karena pem­bangunan belum tuntas di akhir tahun 2014. Makanya ditambah dana APBD Rp27 miliar untuk menuntaskan pembangunan tersebut.

Sekretaris Dis­pe­rin­dag­tamben Kota Padang, Nasril menjelaskan, pem­bangunan akan di mulai bulan depan, karena minggu ini akan diumumkan pe­me­nangnya. Bangunan Pa­sar Inpres II pada lantai tiga dan empat­nya akan digunakan tempat parkir, sedangkan lantai satu dan dua akan ditempati oleh pedagang. Pada saat ini se­tidaknya ada 700 pedagang yang berjualan di sekitar Inpres II yang nantinya akan ditempatkan ke lokasi ter­sebut. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]