Kebutuhan Daging dan Telur Naik 20 Persen


Senin, 08 Juni 2015 - 19:20:29 WIB

Kabid Bina Usaha Dis­nakeswan Sumbar, Harmen saat ditemui di ruang ker­janya, Senin (8/6) menga­takan, merunut pada Ra­ma­dan dan lebaran tahun-ta­hun sebelumnya, pening­ka­tan kebutuhan daging dan te­lur selama kurun waktu dua bulan tersebut biasanya  tak kurang dari 15-20 per­sen.

“Guna mengantisipasi lonjakan dua jenis ke­bu­tuhan  tersebut kami siap meningkatkan produksi  ser­ta mengamankan stok,” ucap Harmen.

Ia mengatakan, produksi yang akan ditingkatkan di antaranya berkaitan dengan ketersediaan daging ayam potong. Untuk ini, produksi daging ayam pada hari biasa di Sumbar akan menye­suaikan dengan  kebutuhan di tengah masyarakat.

Saat permintaan me­ning­kat, produksi juga akan d­i­ting­katkan. Sementara saat  permintaan dari masyarakat  menurun produksi juga akan disesuaikan dengan kebu­tuhan yang ada.

“Hal itulah yang dila­kukan selama ini, dan itu kami lakukan untuk mensta­bilkan harga. Jika produksi terlalu berlebihan,harga  bisa tak stabil dan berimbas pada masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut ia menyebut,  masih untuk mengatasi ke­nai­kan permintaan selama dua bulan ke depan,  sekitar 3 perusahaan besar  yang dipercaya sebagai penyedia produksi ayam potong  un­tuk Sumbar akan  diintruk­sikan agar meningkatkan produksi.  Ia juga menyebut, pada hari normal kebutuhan masyarakat Sumbar  akan daging ayam potong adalah antara 120-125 ribu ekor perhari.  Namun dengan pre­diksi  peningkatan kebu­tuhan men­­­­capai 15-20 per­sen se­perti yang disebut tadi,  para produsen juga akan diminta meningkatkan pro­duk­si 20-25 ribu ekor ayam perhari.

Selain memastikan keter­sediaan daging ayam potong selama puasa dan lebaran, stok telur dan daging sapi potong turut mendapat per­ha­tian oleh Disnakeswan. Pada kedua  jenis kebutuhan  ini ketersediaan dipastikan juga tak akan mengalami  gangguan.  Alasannya, Sum­bar  merupakan sentra pro­duksi untuk telur ayam serta sapi potong.

Dikatakan, produksi da­ging sapi potong Sumbar  perhari berada dikisaran 120 ekor. Satu ekor sapi rata-rata akan menghasilkan daging 80 kilogram daging.  Dengan pemotongan 120 ekor sapi perhari, daging  sapi potong produksi Sumbar mampu mencapai 10 ton.  Di lain sisi,  total kebutuhan  masyarakat  akan  daging sapi, baik untuk  kebutuhan UKM ataupun kosumsi rumah tangga hanya  berada diangka 70 persen dari produksi yang ada. “ Sisa produksi  yang 30 persen lagi kita ekspor untuk provinsi tetangga, baik itu Pakanbaru Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau,” paparnya.

Keadaaan sama juga ter­ja­di pada telur.  Ia menga­takan produksi telur perhari berada antara 6-7 juta butir.  Di lain hal serapan kebu­tuhan masyarakat  hanya 40 persen.  Sisa produksi yang 60 persen juga  dikirim untuk memasok  kebutuhan daerah  lain yang telah dise­but tadi. “Dengan begitu tak ada masalah atas produksi dan ketersediaan daging  mau­­pun telur yang kita mi­liki. Hanya saja, di kala puasa ataupun saat lebaran harga masih kerap melonjak di­karenakan ada spekulan yang bermain,”  katanya.

Dalam mengatasi per­mainan harga yang dila­kukan spekulan, menu­rut­nya  Disnakeswan akan me­ning­katkan pengawasan mu­lai dari sekarang hingga lebaran usai. “Jika dinaikkan (harga,red) pada  batas yang wajar, mungkin akan bisa dimengerti. Tapi,  kalau ada diantara pedagang, baik yang eceran atau grosiran me­naikkan harga dengan seme­na-mena, kami tak akan tinggal diam. Dinas peter­nakan akan turun  menga­wasi serta mengadakan bazar untuk menjual daging dan telur yang bisa diperoleh masyarakat dengan harga standar,” pungkasnya.

Di lain pihak, kalangan DPRD  Sumbar turut angkat bicara untuk menanggapi pelonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi ketika jelang puasa dan leba­ran. Anggota Komisi II DP­RD  Sumbar, Sabrana  saat ditemui pada hari yang sama mengatakan,  dari laporan yang diterima DPRD mela­lui dinas terkait, Sumbar  surplus atas berbagai kebu­tuhan pokok. Mulai dari produksi cabai, beras, hingga daging dan telur yang ada di Sumbar melebihi dari yang dibutuhkan masyarakat.

“Pemprov bersama di­nas terkait  hendaknya memper­ketat pengawasan.  Bagi oknum yang terbukti ber­main diminta  ditindak tegas, dan diproses sesuai atu­ran,”himbaunya

Taufik Hidayat yang juga Anggota Komisi II DPRD Sumbar turut menyebut, lonjakan harga jelang Ra­madan  memang kasus beru­lang selalu terjadi setiap tahun. Untuk ini pemerintah daerah diminta  menyiapkan diri guna mengantisipasinya. “ Karena kenaikan harga  jelang puasa dan lebaran memang rutin terjadi, pe­merintah daerah mestinya tak punya alasan untuk tidak bisa mengatasi. Maka  dari itu kita minta pada peme­rintah dae­rah untuk besi­nergis dengan SKPD-nya gu­na mengatasi lonjakan harga yang sewaktu-waktu bisa  terjadi selama dua bulan ke depan,” pungkas Taufik. (h/mg-len)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 10 Juli 2020 - 12:52:52 WIB

    Terima Bantuan Pangan Mulyadi, Kebutuhan Santri Pesantren Kota Padang Terbantu

    Terima Bantuan Pangan Mulyadi, Kebutuhan Santri Pesantren Kota Padang Terbantu HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat (Sumbar) II Mulyadi menujukan kepeduliannya kepada pendidikan agama di Sumatera Barat. Hal itu diperlihatkan saat dirinya memperhatikan pesantren dengan memberikan bantua.
  • Senin, 18 Mei 2020 - 15:08:39 WIB

    PT Bukit Asam Salurkan Ribuan APD dan Kebutuhan Pokok

    PT Bukit Asam Salurkan Ribuan APD dan Kebutuhan Pokok HARIANHALUAN.COM -- Dorong pencegahan sebaran virus corona serta penanganan dampak akibat pandemi covid-19, PT Bukit Asam Tbk menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan pokok bagi masyarakat Sumatera Barat..
  • Sabtu, 16 Mei 2020 - 13:35:04 WIB

    Pendirinya Meninggal Karena Covid-19, Panti Asuhan Bundo Saiyo Kesulitan Penuhi Kebutuhan

    Pendirinya Meninggal Karena Covid-19, Panti Asuhan Bundo Saiyo Kesulitan Penuhi Kebutuhan HARIANHALUAN.COM - Pengurus meninggal karena Covid-19, anak-anak Panti Asuhan Bundo Saiyo Balai Gadang, Koto Tangah, Kota Padang kesulitan penuhi kebutuhan. Kondisi mereka menjadi tidak menentu..
  • Selasa, 23 Mei 2017 - 07:41:13 WIB
    MENJELANG RAMADAN

    Pemko Jamin Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok

    Pemko Jamin Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok PADANG, HALUAN—Pemko Padang menjamin ketersedian barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Pemko menjamin tersebut karena tim terpadu selalu mengawasi penimbunan barang-barang kebutuhan pokok sehingga spekulan tak bisa lagi.
  • Rabu, 31 Agustus 2016 - 04:18:30 WIB

    Daerah Masih Anggarkan Kebutuhan SMA di APBD

    PADANG, HALUAN — Sejumlah kabu­paten dan kota masih menganggarkan dana pendidikan untuk tingkat SMA/SMK untuk tahun 2017 mendatang. Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar meminta Dinas Pendidikan dan Ke­budaya.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]