Pegawai Berijazah Palsu Bakal Diberikan Sanksi


Selasa, 09 Juni 2015 - 20:00:49 WIB
Pegawai Berijazah Palsu Bakal Diberikan Sanksi

Menurutnya, merebaknya isu ija­zah palsu yang memang membuat resah berbagai kalangan, membuat Pemerintah Kabupaten Agam sangat serius menegakkan integritas di jajaran aparaturnya.

Baca Juga : Hilal Hari ini, BMKG: Bulan Ramadhan Genap 30 Hari, 1 Syawal Jatuh pada Hari Kamis

“Pegawai yang terbukti meng­gunakan ijazah palsu diberikan sanksi sesuai peraturan perundangan-un­dangan,” kata Dafrines.

“BKD Agam akan terus me­la­kukan pengawasan, dan bagi pegawai yang kedapatan menggunakan ijazah palsu, dapat dipecat dari status pegawai negeri sipil. Hal ini mengacu pada aturan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Biro­krasi,” tambahnya.

Baca Juga : Prediksi Cuaca di Sumbar Saat Idul Fitri dari BMKG

Ia juga menekankan, pemerintah dipastikan akan jauh lebih teliti dalam me­meriksa berkas persyaratan, ter­masuk keaslian ijazah dalam berbagai kegiatan pembinaan kepegawaian. Seperti rekruitmen, kenaikan pang­kat, pengangkatan dalam jabatan. Selain itu pihaknya juga menyarankan bagi pegawai yang ingin melanjutkan pen­didikan, mesti memilih perguruan yang terakreditasi.

”Sampai saat ini kami belum menemukan maupun menerima lapo­ran jika di lingkungan Pemerintahan Agam ada yang menggunakan ijazah palsu. Meski demikian hal itu ti­dak  akan membuat kita lengah, justru sebaliknya sinyal yang diberikan dari pusat menjadi acuan dalam me­ning­katkan pengawasan,” jelasnya.

Dafrines berharap hal yang terjadi pada daerah lain tidak ditemukan pada pegawai di Kabupaten Agam. Per­buatan tersebut sangat tercela dan melanggar Undang-undang. Bagi yang terbukti melakukan hal tersebut harus siap menerima sanksi, atas per­bua­tannnya. (h/yat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]