LSM Formas: Agus Suherman Bukan Pendiri Tunggal


Selasa, 09 Juni 2015 - 20:04:30 WIB
LSM Formas: Agus Suherman Bukan Pendiri Tunggal

Adapun hak jawab yang dilayangkan LSM Forum kepada Haluan, untuk me­nang­gapi pembekuan dan pernyataan yang dikeluarkan Agus Suherman untuk LSM Formas, terdiri dari enam poin utama. Pertama, LSM Formas membenarkan bah­wa Agus Suherman adalah salah satu pendiri LSM Formas, tapi bukan pendiri tunggal karena terdapat lima pendiri lainnya. Kedua, tin­da­kan pembekuan segala kegiatan LSM Formas se­cara sepihak oleh Agus Su­herman dinilai tindakan sepihak tanpa persetujuan lima pendiri lainnya.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

Ketiga, dengan per­nya­taan Agus Suherman dalam pem­beritaan di media masa, maka berdasarkan rapat em­pat pen­diri LSM Formas di­se­pakati perubahan akta LSM, khususnya pada poin pendiri, di mana yang ber­sangkutan dikeluarkan dari akta sebagai salah seorang pendiri.

Keempat, LSM Formas menduga bahwa tindakan Agus Suherman dalam me­m­berikan pernyataan me­rupakan pesanan pihak ter­tentu. Kelima, Agus Su­her­man selaku pendidik dinilai berlaku konyol dan tidak mengerti dalam me­nge­luar­kan statement terkait kasus pencabulan yang menyeret nama Ketua DPRD Kota Padang. Keenam, LSM For­mas berpendapat bahwa ke­giatan harian adalah ke­gia­tan yang sepenuhnya men­jadi tanggungjawab pengurus harian, bukan pendiri. Se­hingga rapat anggota berhak mengangkat pihak ketiga sebagai pengurus dengan jumlah tak melebihi jumlah pengurus yang ada.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Terakhir, dalam hak ja­wab yang dilayangkan oleh LSM Formas kepada Haluan tersebut berstempel LSM Formas dan ditandatangani oleh Aulia Rahman selaku Ketua dan Dodo Ganda Putra sebagai sekretaris.

Fraksi Gerindra Telah Panggil

Terpisah, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Pa­dang, Elly Thrisyanti me­ny­a­takan, fraksi telah me­ma­nggil dan memintai ke­te­rangan dari Erisman selaku anggota DPRD Kota Pa­dang. Dalam pemanggilan itu, Eris­man mem­be­ber­kan dirinya tidak me­laku­kan pencabulan terhadap IPS (19).

Hasil dari pemanggilan itu, kata Elly, telah di­serah­kan ke DPD Gerindra Kota Padang, agar segera mem­proses terkait isu dugaan tindak pidana yang meli­batkan Erisman. “Kami te­lah menyerahkan hasil rapat ke DPD, jadi bolanya se­karang telah ke partai,” katanya, Selasa (9/6).

Pernyataan Erisman ke fraksi saat itu, dirinya me­ngaku tidak melakukan per­buatan cabul, seperti apa yang ditudingkan kepada­nya. Uniknya, Elly sendiri tidak dapat menyatakan, apakah kasus tersebut me­mang benar atau tidak. Soal keputusan salah atau benar­nya harus melalui proses.

“Pernyataan ketua se­bagai landasan bagi kami mengirimkan ke DPD Ge­rindra Kota Padang. Jika memang tidak benar, maka perlu pemulihan namanya, kalau pernyataannya tidak benar tentu biar hukum yang memprosesnya,” katanya.

Sebelumnya, salah satu pendiri LSM Formas, Agus Suherman menyebutkan ak­si sejumlah pihak di DPRD Padang hanya me­ngatas­na­ma­kan LSM-nya. Di­ka­ta­kannya, aksi demo tersebut merupakan ilegal, karena kepengurusan LSM tersebut belum definitif alias pengu­rusnya belum di­lantik, sejak LSM tersebut dibentuk pada 2014.

Ia menyatakan, sebagai pendiri dan penasihat LSM Formas, ia tersinggung de­ngan aksi yang dilakukan oleh pi­hak-pihak yang me­nga­tas­na­makan LSM te­r­sebut, karena bertindak tan­pa se­penge­ta­huan­nya dan tidak ber­koor­dinasi de­ngan­nya. Oleh karena itu, saat jumpa pers Minggu (7/6), ia menyatakan LSM For­mas dibekukan hingga batas wak­tu yang tidak ditentukan. (h/ade/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]