Kejari Usut Dugaan Korupsi Mobnas Gubri


Rabu, 10 Juni 2015 - 18:27:19 WIB
Kejari Usut Dugaan Korupsi Mobnas Gubri

Untuk diketahui, kedua kendaraan dinas berjenis Jeep merk Toyota Land Crui­­ser tersebut, kelebihan besaran silinder atau CC masing-masing 300 CC dan 1.300 CC untuk kendaraan dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Pengadaan mobil dinas tersebut diduga tidak sesuai dengan Per­mendagri No. 11 tahun 2007, tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah.

Baca Juga : Sumatera Adventure Bisa Menjadi Lokomotif Ekonomi Baru 

Kejari Pekanbaru sen­diri mendapatkan adanya dugaan penyimpangan da­lam kegiatan tersebut berdasarkan laporan audit BPK atas APBD Riau tahun anggaran 2013. Berdasarkan la­po­ran hasil pemeriksaan itu diketahui jika pengadaan kendaraan dinas tersebut dilakukan oleh Biro Per­leng­kapan Sekdaprov Riau.

"Disebutkan jika pem­belian tersebut dilakukan karena jenis kendaraan yang sesuai aturan tidak tersedia lagi," terang Edy Birton.

Baca Juga : Bagian dari Sport Tourisme, Sandiaga Uno Dukung Pelaksanaan Tour de Singkarak Digelar Tahun Ini

Sementara itu, dalam data audit BPK disebutkan terjadi pemborosan ang­garan akibat pengadaan ken­daraan tersebut. Pejabat Pembuat Komitmen tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku. Dalam reko­mendasinya, BPK meminta kepada Gubernur untuk memberikan sanksi kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Total nilai kedua ken­daraan tersebut mencapai lebih dari Rp4 miliar. Ken­daraan tersebut telah lunas dibayar kepada pihak reka­nan pemenang tender yakni CV Kana Surya Sejahtera untuk pengadaan mobil di­nas Gubernur, dan CV Surya Dinda untuk pengadaan mo­bil dinas Wakil Gubernur Riau. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]