Selama Ramadan Tempat Harus Hiburan Ditutup


Rabu, 10 Juni 2015 - 18:44:03 WIB

Ia meminta, Satpol PP untuk menutup semua lokasi yang rentan digunakan sebagai tempat praktek maksiat, seperti tenda ceper, cafe, klub malam dan lainnya. “THM tidak boleh beroperasi dan tidak ada tempat bagi maksiat pada Ramadan termasuk penertiban penjual miras,” kata politisi PKS itu.

Ia juga mengimbau, agar pemilik dan pengelola tempat hiburan, tenda ceper dan sejenisnya untuk menghormati umat Muslim beribadah. “Ini adalah komitmen bersama, hendaknya owner tempat hiburan juga menghormati bulan Ramadan sebagai bulan penuh berkah. Mari  perbanyak ibadah dan mencegah kemungkaran,” katanya.

Mulai saat ini, lanjutnya, kegiatan penertiban harus sudah dilaksanakan. Kemudian juga menge­nai razia hotel, kalau memang ada pelanggaran pihak terkait bisa memberikan sanksi tegas. “Kalau memang tempat hiburan tidak memiliki izin, harus ada tindakan tegas dari pihak terkait,” ujarnya.

Sementara Plt Kepala Satpol PP Kota Padang, Firdaus Ilyas menjelaskan, pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi menjelang Ramadan 1436 H. Aktivitas club, cafe atau tempat hiburan lainnya yang tersebar di Kota Padang diimbau untuk ditutup.

Imbauan tersebut disampaikan Pemko Padang, guna menjaga harmonisasi antar umat beragama. Untuk mengawalinya, Satpol PP Kota akan melakukan sosialisasi serta membagikan surat edaran Walikota Mahyeldi, terkait penutupan tempat hiburan malam selama Ramadan berlangsung.

Dikatakannya, sebelum memasuki Ramadan tahun ini petugas penegak perda akan mensosialisasikan penutupan rumah makan (siang hari,red), kafe dan club malam. “Ini kami,  lakukan untuk mewujudkan ketertiban dan kenyamanan selama umat muslim di Padang menjalankan ibadah puasa,” kata Firdaus Ilyas.

Namun begitu, dia mengatakan, ada satu pengecualian bagi kawasan Pondok diberi pengecualian. Kedai nasi di kawasan dapat dibuka siang hari, akan tetapi di depan warung tersebut dipajang imbauan “rumah makan bagi non muslim”.

“Kegiatan ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya saat memasuki bulan suci Ramadan. Hal itu juga, kami lakukan untuk menghormati saudara kita yang beragama non muslim. Akan tetapi, jika ada rumah makan yang beraktivitas di siang hari selain dari kawasan yang telah ditentukan, akan kita paksa tutup,” terangnya.

Selama Ramadan berlangsung, Sat Pol PP juga akan melakukan pengawasan dan merazia lokasi hiburan malam yang tidak mengindahkan surat edaran yang telah diedarkan. Demikian juga dengan penyedia jasa warnet, akan dilayangkan imbauan untuk menutup dan membuka warnetnya dalam jadwal yang telah ditentukan.

“Sebanyak 250 petugas kita dibantu dari Polri dan TNI akan beroperasi selama Ramadan untuk melakukan penertiban, ketika imbauan benar-benar tidak diindahkan. Hal serupa berlaku bagi para penyedia jasa warnet,” katanya. (h/ade)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]