SDN 27 Olo Tidak Terima Murid Baru


Rabu, 10 Juni 2015 - 18:46:54 WIB
SDN 27 Olo Tidak Terima Murid Baru

“Kami menyayangkan tindakan Dinas Pendidikan untuk menghilangkan sekolah ini,” tandasnya.

Begitu juga yang dikatakan Dayat, wali murid SDN 27. Dikatakannya, baginya sekolah tersebut tepat untuk anaknya menuntut ilmu. Selain dekat dari rumah, hubungan dengan pihak sekolah juga sudah terjalin.

Baca Juga : Dinas Perdagangan Padang Tera Ulang 78 Timbangan Pedagang Pasar Alai

“Anak saya akan masuk satu lagi ke SDN 27, sementara kakaknya sudah kelas 3. Kalau begini saya jadi bingung, makanya saya meminta pihak terkait janganlah mengorbankan satu sisi demi membangun sisi yang lainnya,” tutur Dayat.

Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi, keputusan ini harus diambil mengingat lokasi sekolah yang terkena perluasan pelebaran jalan. Tetapi, Dinas Pendidikan memiliki dua opsi dalam penyelesaian, yakni penggabungan dengan sekolah terdekat dan memfasilitasi murid untuk pindah di sekolah yang dekat dengan rumah.

“Dua opsi ini yang sedang kita rancang. Mana yang lebih efektif bagi kita semua,” tutur Habibul Fuadi.

Dikatakannya, SDN 27 Olo tidak memadai lagi sebagai sekolah, karena lahan yang ada hanya 300 meter dan empat lokal untuk belajar. Tidak hanya itu saja, sekolah tersebut juga sangat dekat dengan laut. “Kita meminta masyarakat untuk berpikir jernih dalam melihat masalah ini,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihak Dinas Pendidikan akan memindahkan murid ke sekolah terdekat seperti SDN 24. Tugas pemerintah tidak lain untuk melayani masyarakat. Jika sekolah ini terus dipaksakan, sementara kondisi dan situasi tidak mengizinkan.

“Standar untuk lokasi SD itu sekitar tiga ribu meter. Sekolah ini saja hanya 300 meter, jadi murid pun tidak bisa bermain dengan leluasa,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil DPRD Padang Wahyu, Iramana Putra meminta pemko untuk tidak menghapuskan sekolah tersebut. Karena tidak mungkin sekolah negeri dengan mudah bisa dihilangkan. Apalagi bagi masyarakat setempat, sekolah itu memiliki nilai sejarah tersendiri.

“Harus ada solusi yang tidak merugikan masyarakat. Pemko pun harus memastikan kemana murid-murid itu dipindahkan. Jangan rencana-rencana juga, sementara sekolah sudah menerima murid baru,” tutup Wahyu. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]