Cuma Dihadiri Dua Kepala SKPD


Kamis, 11 Juni 2015 - 19:25:17 WIB

Dari awal, penyampaian nota penjelasan Ranperda Inisiatif DPRD tentang perubahan Perda nomor 3 tahun 2005 tentang kedudukan protokoler dan keuangan Pimpinan serta anggota dewan oleh juru bicara Aida berjalan lancar. Tetapi, sebelum sidang ditutup oleh Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin, pari­purna mendapatkan instruksi dan kritikan pedas dari Fraksi Perjuangan Nurani Rakyat. “Ketika lembaga terhormat ini mengajukan Ranperda, malah kepala daerahnya  tidak hadir. Begitu juga terhadap minimnya kehadiran SKPD. Ini sama saja melecehkan lembaga terhormat ini,” tegas Tedi Sutendi anggota Fraksi Perjuangan Nurani Rakyat.

Ketua DPC Hanura Kabupaten Limapuluh Kota tersebut menilai, setiap paripurna dalam  pembahasan yang diajukan oleh Pemkab Lima­puluh Kota, pasti selalu diramaikan oleh Kepala SKPD hingga pejabat eselon III. Tetapi, ketika pembahasan Rancangan peraturan Daerah dari Legislatif, malah eksekutif terkesan mem­bang­kang.  “Kita legislatif terkesan tidak dihormati oleh eksekutif. Untuk keperluan mereka, bupati tidak pernah absen setiap paripurna digelar. Tetapi untuk keperluan dilegislatif, mereka terkesan acuh da lebih mementingkan kegiatan lain dari pada paripurna ini,”ungkap Tedi.

Untuk itu, Tedi Sutendi berharap, pimpinan dewan lebih tegas atas kehadiran eksekutif setiap paripurna digelar. “Kita harap pimpinan dewan untuk menyurati bupati terhadap sikap eksekutif ini. Kedepan kita harap kepada daerah jangan lagi mewakilkan kehadirannya ke asisten setiap paripurna digelar. Semuanya ini, menyangkut kemajuan daerah kita Kabupaten Limapuluh Kota,”tegasnya lagi.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Lima­puluh Kota dihadapan seluru hadirin paripurna menjelaskan, ketidak hadiran kepala daerah dalam paripurna penjelasan Ranperda Inisiatif dari Legislatif ke eksekutif tersebut, disebabkan adanya kesibukan lain kepada daerah yang tak kalah pentingnya. “Kita sudah dapat konfirmasi dari bupati, dia sedang mengikuti acara wisuda anaknya. Sedangkan wakil bupati mengikuti acara bersama Deputi UKM dan Perdagangan. Se­hingga, paripurna terpaksa di wakili oleh Asisten Pemerintahan. Sedangkan, beberapa SKPD turut mendampingi kegiatan mereka,”jelas Safaruddin.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Limapuluh Kota tersebut mengatakan, sidang paripurna sempat diundur beberapa kali semenjak pukul 09.00 Wib jadi pukul 11.30 Wib. Bahkan, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro yang sudah siap untuk menghadiri paripurna, akhirnya meninggalkan gedung dewan dan batal mengikuti sidang yang molor dari jadwal yang ditetapkan. (h/ddg)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]