Enam Bulan Berjalan, Angkot tak Miliki Tong Sampah


Kamis, 11 Juni 2015 - 19:32:21 WIB

Salah seorang sopir juru­san Tabing- Pasar Raya, In­dra menuturkan, jika tong sampah diletakkan di dalam angkot tidak ada tempat yang strategis atau yang pas untuk tong sampah. Apalagi ada sound system di bela­kang, sehingga menggangu penumpang yang naik.

“Sound system saya be­sar, makanya tidak ada lagi tempat untuk tong sampah. Lagi pula penumpang tidak butuh tong sampah ter­sebut,” tandasnya.

Sementara sopir angkot jurusan Gadut–Pasar Raya, Joni mengatakan, model angkotnya yang kecil mem­buat penumpang tidak lelua­sa untuk naik dan turun. Jika tong sampah tersebut dile­takkan di samping sopir, barang bawaan penumpang banyak. Dia meyakini, bah­wa tong sampah tidak dibu­tuhkan di dalam angkot, karena tidak ada penum­pang yang akan membuang sampah.

“Dulu memang ada tong sampah yang saya sediakan, tapi sekarang sudah tidak lagi. Karena penumpang tidak ada yang butuh dan tidak ada yang membuang sampah,” tuturnya.

Menanggapi kecuekan sopir angkot yang tidak me­ngindahkan Perda Sampah de­ngan tidak menyediakan tong sampah di angkot mem­buat anggota dewan kecewa. Pa­dahal, untuk mensahkan satu perda, butuh anggaran dan waktu yang tidak se­di­kit.  Wakil DPRD Padang dari fraksi Partai Golkar, Wahyu Iramana Putra men­jelas­kan, penerapan perda sam­­pah jangan hanya untuk ma­­syarakat luar yang mem­bu­­ang sampah. Saat ini, ma­sih banyak dia lihat dari kaca mo­bil dan angkot ma­sya­ra­kat yang membuang sam­pah.

“Penerapan perda ini jangan hanya sesaat atau fobia saja. Harus berlanjut dan tetap diawasi, lagi pula petugas sudah ada di setiap titik. Jadi tidak ada alasan untuk mengatakan Perda Sampah tidak bisa diterap­kan di angkot,” ucapnya.

Ia menambahkan, razia atau pengawasan tong sam­pah di dalam angkot harus dilakukan. Jangan hanya waktu tertentu atau ketika penilaian Adipura saja. “Di­nas terkait harus mengawasi terus persoalan tong sampah di angkot ini. Jangan dibiar­kan penum­pang membuang sampah di jalanan,” tegas Wahyu.

Sementara Kepala Di­nas Per­hubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub­ko­min­fo), Rudy Rinaldy mela­lui UPT Angkot, Malizar Ade menyebutkan, saat ini pi­haknya memang tidak bisa me­ngawasi tong sampah di ang­kot. Karena, pihaknya fo­kus untuk mengawasi ang­kot agar masuk ke dalam pang­kalan yang ada di Sam­ping Kan­tor Balaikota lama Pa­dang.

“Memang kita akui, ka­lau razia atau pengawasan terhadap tong sampah di dalam angkot sudah lama kita abaikan. Karena fokus kita saat ini mengontrol sopir angkot untuk masuk ke dalam pangkalan. Kalau tidak ada halangan, dalam waktu dekat kita akan laku­kan razia tong sampah,” tuturnya.  Dikatakannya, pengawasan terhadap angkot yang tidak masuk pangkalan memang harus setiap saat. Karena, masih banyak ang­kot yang membandel. Apa­lagi, perluasan pangkalan hingga hari ini belum juga terwujud, karena pedagang tidak bisa dipindahkan sam­pai Inpres II siap ditem­pati. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]