Siswi SMK “Dijual” ke Hotel


Kamis, 11 Juni 2015 - 19:46:35 WIB

Mereka ditangkap polisi, Kamis (11/6) sekira pukul 16.30 WIB. Dari keterangan awal, si mucikari juga menjajakan anak-anak gadis Minang ini hingga ke luar Sumbar. Hingga kemarin sore, seorang mucikari bernisial BA (42) dan dua anak asuhnya berinisial FA (17) dan APS (17) masih diamankan di Ma­pol­resta Padang guna pengusutan lebih lanjut. Dari dua anak di bawah umur tersebut, APS masih berstatus pela­jar di salah satu SMKN di Kota Padang.

Sepintas dilihat, APS tersebut tidak terlihat seperti cewek nakal biasa, karena siswi ini menge­nakan kerudung dengan kemeja panjang kotak. Saat tiba di Ma­polresta Padang, kedua wanita tersebut tertunduk malu menuju ke salah satu ruangan pemeriksaan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana kepada Haluan mengatakan, penang­kapan mucikari bersama dua wanita tersebut berkat operasi pekat Singgalang 2015 yang di­mulai, Rabu (10/6) lalu. Sebelum mengungkap jaringan tersebut, tim gabungan melakukan penye­lidikan terkait adanya praktik prostitusi anak di bawah umur.

Setelah mendapatkan bukti di lapangan, beberapa petugas lang­sung bergerak dan berhasil me­nangkap mucikari beserta dua anak asuhnya. Dikatakan Wisnu, setelah mengungkap jaringan prostitusi anak di bawah umur tersebut, pihaknya akan terus berupaya melakukan pe­ngem­bangan dan menangkap seluruh mucikari yang saat ini masih bebas berkeliaran.

“Kami akan ungkap tuntas seluruh praktik prostitusi di Padang. Apalagi anak di bawah umur sanksi dan hukumannya sangat berat. Siapa pun pelakunya akan kita tangkap,” tegas Wisnu, kemarin.

Dilanjutkan Wisnu, pihaknya akan terus mengorek keterangan dari sang mucikari untuk me­ngetahui siapa saja jaringannya dan di mana saja melakukan transaksi. “Kita akan jerat pasal berlapis kepada pelaku, salah satunya Undang-undang Perlin­du­ngan Anak dan Perdagangan Manusia,” ungkapnya.

Wisnu mengimbau kepada se­luruh orangtua, agar selalu memperhatikan anaknya baik itu di lingkungan sekolah maupun di lingkungan mereka bermain. Jangan sampai anak menjadi barang dagangan yang dijual mucikari.

Sementara itu, saat diperiksa petugas APS dengan polos men­ceritakan semua perjalanan yang telah dialaminya selama tiga bulan saat berkenalan dengan BA. Untuk kenal dengan sang muci­kari tersebut dikenalkan dari adik iparnya (mucikari,red).

Dikatakan APS, untuk men­da­patkan jasanya hanya mem­bayar Rp2 juta dan saat kenal dengan mucikari, dia langsung menanyakan kepadanya berapa untuk short time. “Uang sebesar tersebut untuk long time, semen­tara short time di bawah Rp1 juta,” kata APS, anak pertama dari tiga bersaudara.

Dilanjutkan APS, dia me­ngaku tidak hanya sekali ini saja menggelutinya. Selama kenal dengan mucikari, telah enam kali bertransaksi dan tidak hanya di Padang saja, tetapi di luar Sumbar juga pernah dilakukannya. “Sekali saya pernah di Jakarta melakukan hubungan layaknya suami-istri,” ujarnya.

Namun, selama menjalani hubu­ngan tersebut, kata APS, dia tidak pernah melayani tamunya dengan long time. “Biasanya saya hanya short time dan menerima uang kisaran Rp400 hingga Rp500,” jelasnya.

Sedangkan penuturan BA kepada petugas menyebutkan, bahwa dia memang khusus menyediakan anak-anak di bawah umur untuk bisa dijual kepada para hidung belang, seperti pelajar SMP atau SMA.  Namun, saat petugas ingin mengorek kete­rangannya lebih dalam, BA masih memilih bungkam berapa anak asuhnya dan siapa saja yang ikut dalam jaringan terselubung tersebut. (h/nas)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 02 September 2016 - 03:55:09 WIB

    Gara-Gara Salah Pasang Jilbab, Siswi SMK 10 Dihajar Senior

    Gara-Gara Salah Pasang Jilbab, Siswi SMK 10 Dihajar Senior PADANG, HALUAN — Kasus kekerasan terha­dap pelajar dengan dalih senioritas kembali terulang di Kota Padang. Kali ini, siswi kelas 2 SMK 10 Padang, MF (16) babak belur dihajar oleh seniornya, YN (17) yang duduk di kelas 3. .
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 04:21:16 WIB

    15 Siswi SMK 9 Kesurupan

    PADANG, HALUAN — Se­banyak 15 siswi SMK 9 Padang mengalami kesurupan saat me­lakukan upacara bendera di halaman sekolah, Senin (8/8)..
  • Jumat, 20 Mei 2016 - 05:14:06 WIB
    Giliran Padang Digoyang Kasus Amoral

    Oknum Guru Diduga Cabuli 15 Siswi

    Oknum Guru Diduga Cabuli 15 Siswi PADANG, HALUAN — Kasus amo­ral yang menghebohkan jagat nu­santara, mulai dengan kasus Yy di Bengkulu yang diperkosa banyak pria, lalu kasus Eno di Kosambi, Tangerang, Banten, ternyata juga terjadi di Sumbar. Ada dua peris.
  • Jumat, 26 Februari 2016 - 03:12:18 WIB

    Siswi SMP Dijadikan Pelacur

    Siswi SMP Dijadikan Pelacur Waspada pergaulan anak gadis anda. Kendati belia, beberapa orang dari mereka sudah bergaul dengan pola melenceng. Bahkan, ada pelajar putri yang masih duduk dibangku SMP “rela diperjualbelikan” demi lembaran rupiah..
  • Senin, 10 Agustus 2015 - 19:13:19 WIB

    Siswi SMP Diperkosa Bergiliran

    TIGA SOPIR ANGKOT DITANGKAP

    PADANG, HALUAN — Se­o­rang siswi salah satu Se­kolah Menengah Per­tama Negeri (SMPN) di Kota Padang, enam kali diper­kosa secara bergiliran oleh tiga tersangka so.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]