Perkuat Pagar Bangsa, Wujudkan Indonesia Cerdas


Jumat, 12 Juni 2015 - 16:41:11 WIB
Perkuat Pagar Bangsa, Wujudkan Indonesia Cerdas

De­ngan mengadopsi per­kem­bangan teknologi infor­masi dan komunikasi terkini UT terus memperluas akses pendidikan tinggi untuk semua hingga dapat me­layani daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) maupun masyarakat Indo­nesia di luar negeri. Melalui akses pendidikan yang mu­dah dan terjangkau, UT ber­harap dapat menjadi me­dium untuk membangun dan memperkuat pagar bangsa dalam mewujudkan kesa­tuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Baca Juga : Kajur Teknik Sipil PNP Sebut Kampus Merdeka Mendobrak Tembok Antar Disiplin Keilmuan

Kepala UPBJJ UT Pa­dang Dra. Yusrafiddin, M.Pd mengatakan UT memang dikenal dengan cara kuliah dengan jarak jauh atau dise­but dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SA­LUT). Salut adalah fasilitas UT yang berada di kota/kabupaten strategis untuk memberikan dukungan la­yanan bagi mahasiswa, calon mahasiswa atau anggota masyarakat terkait dengan informasi ke-UT-an, kegi­atan pembelajaran dan ke­giatan pendidikan lainnya.

Fasilitas layanan didu­kung dengan perangkat kom­puter, jaringan internet berkecepatan tinggi dan pe­rangkat lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk berlatih mengoperasikan komputer dan internet dalam meng­akses sumber belajar secara online. Melakukan registrasi dan pemesanan bahan ajar secara online, kegiatan be­lajar dan ujian secara online dan berbagai ragam layanan UT lainnya.

Baca Juga : Yah.., Beginilah Prostitusi Online di Kota Pekanbaru

“Sebagai perpanjangan layanan UT di kota/kabu­paten, operasional SALUT berada di bawah koordinasi dan supervisi Kantor UT Daerah atau disebut juga Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ-UT). Semen­tara itu, pengelolaan kese­harian SALUT dita­ngani oleh PT Dwi Guna Cipta Nusantara (DG­CN),” ucapnya.

UT adalah PTN dengan Sistem Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PT­TJJ) yang didirikan peme­rintah pada tahun 1984. Terbuka artinya, siapa pun WNI yang telah me­ny­ele­saikan SLTA/Sederajat dapat mengikuti pendidikan tinggi di UT tanpa dibatasi tahun lulus, tahun ijazah dan usia. Konsep jarak jauh ber­arti pembelajaran ditan­dai dengan keterpisahan jarak antara dosen dan mah­asiswa. Pembelajaran dijem­batani melalui pemanfaatan be­ragam media yang didesain dapat dipelajari secara man­diri, baik dalam bentuk tercetak (disebut Buku Ma­teri Pokok atau BMP atau modul) maupun non-cetak. Untuk membantu pengu­asaan kompetensi yang dite­rapkan, UT juga menye­diakan layanan bantuan belajar yang disebut dengan tutorial atau bimbingan da­lam modus tatap muka, on­line, siaran, maupun ber­basis web. Fleksibilitas sis­tem PTTJJ ini memung­kinkan semua WNI di mana pun mereka berada dapat mengakses layanan pendid­ikan tinggi UT tanpa ter­kendala jarak dan waktu.

Baca Juga : Museum Raja Ali Haji, Sumber Ilmu Generasi Milenial

Hingga tahun 2014, jumlah mahasiswa aktif UT sebanyak 426.503 orang. Mereka tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan di 23 negara, serta dilayani oleh 39 UPBJJ-UT di seluruh in­donesia. Kantor UPBJJ-UT tersebut berlokasi di ibu kota propinsi dan kota-kota besar. Kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) termasuk internet, sangat mendukung daya jangkau layanan UT. Namun demikian, ketersediaan in­fras­truktur dan keterjang­kauan pemilikan perangkat TIK, tingkat literasi TIK masyarakat dan kultur bela­jar, di samping jarak domisili mahasiswa ke kantor UP­BJJ-UT, merupakan tanta­ngan yang harus dipecahkan secara sistematik dan sis­temik.

Dengan demikian, pen­dirian SALUT memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk mendekatkan dan memudahkan layanan pen­didikan UT bagi mahasiswa khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kedua, meningkatkan pe­nyediaan fasilitas yang da­pat memudahkan perolehan akses dan pemerataan pen­didikan tinggi serta pe­ningkatan kualitas SDM Indonesia, sesuai dengan motto UT “Making Higher Education Open to All”.

Baca Juga : Para Ulama Besar Terdahulu juga Pernah Ditangkap Penguasa Zalim, Begini Kisahnya

“SALUT akan di bangun di Padang Pariaman, dengan beasiswa sebanyak 50 orang yang di berikan oleh UT sebanyak 25 orang dan dari pemda sebanyak 25 orang, “ujar Kepala UPBJJ UT Padang Dra. Yusrafiddin, M.Pd.

SALUT diharapkan akan memperkokoh layanan dan fleksibilitas UT sebagai PTN dengan sistem PJJ, yang memungkinkan semua WNI dimana pun mereka berada dapat mengakses layanan pendidikan tinggi UT tanpa terkendala jarak dan waktu. (***)

 

Laporan:
OSNIWATI

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]