Dekat, Peduli dan Melayani


Jumat, 12 Juni 2015 - 16:46:33 WIB
Dekat, Peduli dan Melayani

Pada kesempatan itu di­res­mikan pemakaian seba­nyak 20 unit kamar dan ruang tambahan yang meru­pakan wakaf dari kader ‘Ai­syiyah dan Muhammadiyah, baik yang ada di rantau mau­pun kampung halaman. Se­jum­lah ruangan itu difung­sikan untuk fasilitas penun­jang rawat inap dan pera­watan persalinan.

Baca Juga : Jangan Lengah Hadapi Pandemi, Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Kini RSAP telah me­miliki 100 buah tempat tidur, 2 kamar operasi di­leng­kapi juga dengan alat raparoscopy dan calposcopy 4 dimensi. RSAP sendiri mendapatkan izin pendirian dari Pemko Pariaman, yakni tanggal 3 Agustus 2011 de­ngan nomor : 445.5/01/Izin Yankes/DKK/SIRS/VIII/2011.

Rumah Sakit ‘Aisyiyah Pariaman juga telah lulus penuh akreditasi yang dike­luarkan oleh KARS dengan Nomor : KARS - SERT / 752 / VI /2012, untuk masa berlaku 3 tahun mulai dari tanggal 29 Juni 2012 s/d 29 Juni 2015, dan sekarang sedang melakukan proses perpanjangan izin kembali.

Baca Juga : Kata Siapa Diabetes Pasti Gemuk? Kurus juga Bisa Kena

Tenaga Medis

Dokter umum berjumlah 7 orang yang terdiri dari 4 orang dokter full time dan 3 orang dokter part time dan Dokter spesialis berjumlah 10 orang yang terdiri dari 2 orang dokter fulltime dan 8 orang  dokter part time. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan 2 org, spe­sialis penyakit dalam 2 orang, spesialis Anastesi  1 orang, spesialis paru  1 orang, spesialis patologi klinik 1 orang, spesialis anak 2 orang, dan Dokter spesialis bedah 1 orang. Dan di tam­bah tenaga para medis, serta perawat berjumlah 46 orang.

Baca Juga : Pelaksanaan Vaksinasi Lansia Ditinjau Gubernur Kepri dan Walikota Tanjungpinang

“Keunggulan lain yang kita miliki adalah, dengan adanya dua dokter spesialis laki-laki dan perempuan terutama di bagian per­sali­nan dan penyakit dalam ma­ka para pasien bisa memilih dengan dokter mana mereka dapat dilayani tanpa merasa risih saat konsultasi dan pemeriksaan,” sebut Dir. RSAP, Dr. Herlina Zahar menjawab Haluan.

Ia juga mengatakan, Ru­mah Sakit ‘Aisyiyah Paria­man memberikan pela­ya­nan prima dan me­mu­dahkan bahkan pasien dari luar daerahpun sudah banyak yang merasakannya dan juga sebagai satu-sa­tunya rumah sakit swasta di Pariaman yang menerima rujukan dari BPJS dengan mempunyai penetapan kelas.

Baca Juga : Jangan Abaikan Mulut Kering, Bisa Jadi Gejala Awal Covid-19

“Grafik kunjungan pa­sien kita dari tahun ke tahun terus mengalami pening­katan sekitar 20-25%, di sebabkan dengan bertam­bah­nya pasien BPJS yang berobat. Di sini, peserta BPJS kelas satu, dua dan tiga diklaim penuh. Ke depan kita akan menambah pela­yanan spesialis tentunya dengan menambah dokter spesialis juga, sehingga pa­sien tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar daerah,” ungkap Herlina.

Secara sosial, Rumah Sakit ‘Aisyiyah juga sering mengadakan kegiatan ban­tuan amal yang diambilkan melalui sumbangan dari para karyawan, misalkan untuk penyembelihan he­wan kur­ban setiap hari raya haji yang diperuntukkan bagi m­a­syarakat kurang mampu, serta ada juga bea­siswa mis­kin untuk para pelajar dan mahasiwa, dan men­datang­kan motivator kewira­usa­haan untuk ma­syarakat u­mum. Baru-baru ini, juga telah mengadakan operasi bibir sumbing gratis di RSAP Taratak.

Sedangkan untuk me­ningkatkan kualitas SDM, lanjut Herlina, Rumah Sakit ‘Aisyiyah selalu mem­beri­kan bimbingan emosional spritual pada karyawan de­ngan menerapkan salat ta­hajud bagi petugas piket malam dan dhuha sebelum melakukan aktifitas kerja di pagi hari, dan bagi karyawan yang hafal juz 30 Alquran akan di umrahkan.

Rumah Sakit ‘Aisyiyah juga memberikan pelatihan pada karyawan dengan me­ngirim mereka ke rumah sakit jaringan Muham­ma­diyah seperti ke Yogya, Se­ma­rang dan Jakarta, serta ada juga yang pernah di­undang ke Rumah Sakit Penang Malaysia. (**)

 

Laporan: WARMAN

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]