BUMD Harus Terlepas dari Birokrasi Pemda


Jumat, 12 Juni 2015 - 19:23:20 WIB

"Sementara untuk menjadi perusahaan yang sukses harus mengambil kebijakan yang cepat dan tepat, ini harus dibenahi," terangnya. BUMD milik Pemprov Sum­bar sudah memenuhi Good Cor­porate Governance (GCG), karena sebelumnya juga telah mendapatkan arahan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Peme­rintah Perwakilan Provinsi (BPKP) Sumbar. Selain itu dari enam BUMD pemprov, hanya dua yang masih merugi, yakni, PT Andalas Tuah Sakato, PT Dinamika.

Sementara Bank Nagari, Gra­fika, Pembangunan Sumbar sudah mendapatkan untung. Untuk Ba­lairung, secara bisnis untung, namun pada audit dicatat merugi. Alasannya, karena tingginya penyusutan nilai ekonomis gedung menyedot keuntungan bisnis.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Sumbar, Irwan Pra­yitno. Menurutnya, BUMD di Sumbar belum sepenuhnya mem­berikan manfaat dan dampak sesuai dengan maksud pendirian­nya. Selai itu kata Gubernur, Usaha Mikro Kecil dan Mene­ngah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomi di Sumbar, dimana sampai saat ini  jumlah persentase UMKM yang ada di Sumbar mencapai 98 persen.

"Pemerintah mendukung pe­nuh dan perlu pembaharuan manajemen dan pilihan objek yang di kembangkan BUMD. Serta Peningkatan BUMD harus melalui kelolaan yang baik," ungkap Irwan.

Dikatakannya, untuk mening­katkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan peker­jaan perlu membangun dan membantu potensi yang ada di masyarakat melalui penguatan industri kreatif dan berfokus pada kebutuhan dan kondisi di masyarakat.

"Kita jangan mencoba hal-hal yang baru yang memungkinkan untuk terjadinya kegagalan  akan tetapi disesuikan saja dengan kondisi, karakter dan potensi di daerah agar menguntungkan," ucapnya.

Dengan pengembangan BUMD ke bidang-bidang yang strategis dan profitable serta pe­ngelolaan yang profesional dan transparan diharapkan mampu berkontribusi lebih banyak lagi bagi APBD dan pembangunan daerah.

Tujuan dibentuknya BUMD untuk meningkatkan kesejah­teraan masyarakat. Dalam mencapai kesejahteraan dengan men­dorong peningkatan pertum­bahan ekonomi.  (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 27 September 2016 - 02:57:20 WIB

    Pembubaran 2 BUMD Terganjal Audit

    PADANG,HALUAN — Beberapa waktu lalu DPRD Sumbar telah menyetujui perusahaan daerah, PT Dinamika Jaya Sumbar dan Andalas Tuah Sakato (ATS) dibubarkan. Namun rencana pembubaran tersebut masih terganjal oleh audit kedua BUMD .
  • Kamis, 28 Juli 2016 - 04:21:06 WIB

    Dua BUMD Ditutup

    Dua BUMD Ditutup PADANG, HALUAN — Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumbar ditutup, masing-masing PT Dinamika Jaya Sumbar (DJS) dan PT Andalas Tuah Sakato (ATS). Sedangkan Bank Nagari, PT Grafika, Jamkrida, dan PT Balairung tetap dipertah.
  • Senin, 16 Mei 2016 - 18:17:11 WIB
    Pakar Ekonomi Bidang Industri dan Perencanaan Pembangunan Wilayah,Prof. Firwan Tan

    Pemprov Diminta Segera Bentuk BUMD untuk Gaet Investor

    PADANG, HALUAN -- Pakar Ekonomi Bidang Industri dan Perencanaan Pembangunan Wilayah, Prof. Firwan Tan, menyarankan, agar Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berpikir dan bergerak untuk membentuk suatu lembaga atau Badan Us.
  • Kamis, 12 Mei 2016 - 15:05:13 WIB

    Pemprov Belum Bisa Jalankan Rekomendasi Penghapusan Dua BUMD

    PADANG, HALUAN -- Pemprov Sumbar mengaku belum bisa melaksanakan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumbar terkait dengan penghapusan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)..
  • Rabu, 20 April 2016 - 16:34:58 WIB

    BUMD Harus Ikuti Kebutuhan Zaman

    PADANG, HALUAN — Fo­rum Ekonomi Sumbar (FES) akan merekomen­dasikan kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno untuk mengubah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada saat ini sesuai dengan tuntutan zaman. Karena sebagai lo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]