Sambut Ramadan, Tim Gabungan Gelar Operasi Pekat


Ahad, 14 Juni 2015 - 19:36:37 WIB

Sedangkan pasangan ilegal yang ditangkap di salah satu hotel tersebut yaitu ASJ (23), karyawan swasta yang selama ini berdomisili di Bandung, ASJ tengah hamil 5 bulan itu dibekuk bersama TH (30) berdomisili di Jorong Lantai Batu Nagari Ba­ringin Batusangkar.

Kasat Pol PP Tanah Datar, Harfian Fikri me­ngatakan, penangkapan kedua PSK tersebut me­rupakan target operasi dari razia rutin, penangkapan dilakukan juga atas laporan masyarakat.

“Saat penggrebekan, kedua PSK tersebut sempat melarikan diri lewat pintu belakang kafe. Namun ber­kat kesigapan tim dapat di amankan, selanjutnya satu pasangan bukan suami istri yang terjaring di salah satu kamar hotel yaitu ASJ, kita dalam keadaan hamil 5 bulan yang mana sebe­lumnya berniat untuk meng­­­gugurkan kandungan­nya,” sebut Kasat Harfian.

Sementara, Kasi Pe­nyidikan dan Penindakan, Soroso, juga mengatakan kedua PSK tersebut ber­sedia untuk dibina di Su­karami karena ia merasa bekerja dibawah tekanan  pemilik Kafe “Pasangan ilegal yang yang terjaring di hotel akan dilakukan pe­nyelidikan lebih lanjut sampai ada pihak keluarga yang akan menjamin,” tam­bah Soroso.

Razia rutin tersebut dilakukan dalam rangka menyambut bulan Ra­ma­dan, razia dipimpin lang­sung Kasat Pol-PP Tanah Datar, Harfian Fikri ber­sama Kabag Ops, Polres Tanah Datar AKP. Masy­kur, Pasi Ops Dandim 0307 Tanah Datar, Yasril Manan beserta anggota tim dari Pol-PP, TNI, Polri, Kesbangpol, Dishub­kom­info dan Humas Setda Ta­nah Datar.

Puluhan Gepeng Terjaring di Kota Solok

Puluhan gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang mencari nafkah di jalan umum Kota Solok digaruk Polres Solok Kota dibeberapa titik. Ini sebagai tindak lanjut dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pe­kat) yang ditabuh sejak Rabu (10/6) lalu.

Kapolres Solok Kota, AKBP. Guntur Hindarsyah melalui Kepala bagan ope­rasi (Kabag Ops) Polres Solok Kota, Kompol. Rivai yang dihubungi Haluan, Jumat (12/6) mengakui, tim Polres Solok Kota me­nga­­mankan sejumlah Gepeng.

Setelah dikumpulkan di Mapolres Solok, Gepeng itu diberi pengarahan dan nase­hat agar tidak me­laku­kan pekerjaan sebagai pe­ngemis karena masih ba­nyak akti­fitas lain yang bisa meme­nuhi kebutuhan hi­dup. Para Gepeng itu di­serahkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota So­lok untuk dilakukan pem­bi­naan.

Selain sasaran terhadap Gepeng, operasi Pekat yang berlangsung sampai Selasa 23 Juni (14 hari) itu, juga menyapu segala bentuk per­judian, prostitusi dan pre­manisme. Beberapa tem­­­pat yang diduga men­jadi tempat prostitusi terse­lubung sudah menjadi Tar­get Operasi (TO) bagi Pol­res Solok, hanya saja perlu koordinasi dengan instansi lain.

“Operasi Pekat ini di­gelar serentak di Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sebut Rivai. (h/fma/alf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]