Mahyeldi: Balimau Tidak Dianjurkan Dalam Islam


Ahad, 14 Juni 2015 - 19:43:42 WIB
Mahyeldi: Balimau Tidak Dianjurkan Dalam Islam

Kebiasaan balimau ini dianggap menyesatkan dan ditentang Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Di­kata­kannya, balimau tidak ada dianjurkan dalam Islam. “Balimau tidak ada di­anjur­kan di dalam Islam. Itu buk­an budaya kita, tidak ada itu balimau ke sungai, ke lubuk, kemudian ber­cam­pur-baur,” sebutnya dalam suatu ke­sempatan baru-baru ini.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Perumda AM Kota Padang Imbau Warga Gunakan Air Seperlunya

Menurut Mahyeldi, ba­li­mau tidak akan mem­penga­ruhi pahala puasa. Akan tetapi, balimau justru dapat merusak pahala. “Balimau tidak akan mempengaruhi pahala puasa kita,” tuturnya.

Wako mengimbau ke­pada seluruh masyarakat, untuk tidak melakukan ba­limau sehari menjelang pu­asa. “Kepada niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat serta se­luruh warga Kota Padang untuk tidak balimau dan menjaga anak kemenakan dari tradisi menyesatkan tersebut,” imbaunya.

Baca Juga : Meski Ditutup, Pantai Padang Tetap Dikunjungi Wisatawan

Wako juga mengatakan, jika ingin melakukan ba­li­mau, bukan dengan mandi-mandi di sungai ataupun lubuk bersama-sama. Akan tetapi, dengan ber­silatu­rahim dan bermaaf-maafan dengan keluarga, orangtua, tetangga dan karib kerabat. “Dengan bermaafan akan membersihkan hubungan antara kita untuk me­ma­suki bulan puasa,” ujarnya.

Ramadan merupakan bulan baik. Di bulan puasa banyak peluang besar untuk berbuat kebaikan dan mem­­peroleh pahala se­banyak-banyaknya. Mah­yeldi me­nga­takan, Pemko Padang akan mengambil peluang di bulan puasa tersebut. Wako sudah menerbitkan surat edaran kepada seluruh ja­jaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat un­tuk melakukan salat subuh di masjid dan musala. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]