Pemprov Diminta Optimal Kelola Keuangan Daerah


Ahad, 14 Juni 2015 - 19:49:27 WIB
Pemprov Diminta Optimal Kelola Keuangan Daerah

Tak hanya itu penca­paian belanja daerah dinilai juga belum optimal, yaitunya ha­nya mencapai 95,35 per­sen atau RP3,48 triliun le­bih. Kon­­­di­si ini membuat terdapat sisa be­lanja sebesar Rp169,8 miliar lebih.

Baca Juga : Di Padang, 42 Kawasan Ini Tak Boleh Menggelar Salat Ied di Masjid dan Lapangan

“Capaian yang cukup baik terdapat pada pos pen­dapatan daerah, yakninya tercapai 103,22 persen de­ngan nilai Rp3,63 triliun lebih. Namun begitu, Tim Banggar menilai, meski me­lam­paui target masih terdapat potensi penerimaan yang belum mam­pu mem­berikan kontribusi optimal,” papar Raflis.

Di antaranya, lanjut Raflis lagi,  bisa dilihat dari Penda­patan Asli Daerah (PAD) yang ber­sumber dari penge­lolaan kekayaan daerah yang dipisah­kan. Dalam hal ini beberapa BUMD di Sumbar dinilai tak mampu memberi kontribusi terhadap PAD. Kondisi ini terus berulang setiap tahunnya.

Baca Juga : Mantap! Rutan Anak Aia Padang Bagikan Baju Lebaran untuk WBP

Demikian juga untuk be­lan­ja daerah. Meskipun rata-rata realisasi sudah cukup tinggi, yaitu 95,35 persen akan tetapi masih terdapat pengelolaan belanja tak op­timal. Diantaranya, belanja bantuan hibah keuangan kabupaten/kota serta alokasi belanja pegawai yang cukup besar, sehingga menyisakan silpa cukup besar pula Rp29, 78 miliar lebih.

“Sedangkan belanja lang­sung, juga terdapat persoalan yang terulang setiap ta­hun­nya. Di antaranya ada bebe­rapa kegiatan tidak ter­lak­sana karena tak ada ang­garan pendamping,” ucap Sekwan.

Target lain yang juga be­lum sempurna, yakni pen­capaian pertumbuhan eko­nomi hanya 5,85 persen dari yang direncanakan 6,42 per­sen. Lalu, tingkat peng­ang­guran yang direncanakan 5,5 persen, baru tercapai 6,5 per­sen. Sedangkan rata-rata usia lama sekolah, direncakan 71,12 tahun, tercapai 8,71 tahun. Umur harapan hidup  yang direncanakan 71,12 tahun, baru tercapai 70,01 tahun.

Sekaitan dengan Banggar serta fraksi-fraksi di DPRD Sumbar juga menilai realisasi belanja daerah 2014 juga belum dapat mewujudkan beberapa target utama ekono­mi makro daerah 2014 dan juga target RPJMD Sumbar 2010-2015.  “Pengelolaan keuangan dae­rah cukup baik, tapi reali­sasi belanja daerah tak men­jang­kau target pertumbauhan e­konomi makro,” ujar Saidal Masfiyuddin saat mem­baca­kan pandangan akhir fraksi Golkar.  (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]