Dana Hibah Masih Tak Jelas


Ahad, 14 Juni 2015 - 19:50:12 WIB
Dana Hibah Masih Tak Jelas

Dikatakan Sekda,TAPD yang berasal dari Pemprov Sumbar dan juga dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar telah secara langsung mengantarkan su­rat ke Kemendagri dalam pekan lalu. Hanya saja arahan dari Kemendagri Pemprov Sumbar diminta untuk me­nung­gu balasannya.

“Kalau dalam pekan de­pan tidak juga ada jawaban kita akan datangi lagi Ke­men­dagri, mengingat da­na yang kita usahakan ini sangat dibutuhkan masyarakat ba­nyak,” terang Ali Asmar.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Lakukan Bedah Rumah yang Ketiga

Terkait dengan dana hi­bah safari Ramadhan kata Ali Asmar, diharapkan me­mang sudah ada kejelasan, karena dari kebiasaan yang dilakukan setiap tahunnya, dana ini sangat ditunggu masyarakat untuk melan­jutkan pembangunan masjid/musala yang dikunjungi.

Sebelumnya, jika Pem­prov tidak juga menda­patkan keputusan secara tertulis dari Kementrian Dalam Ne­geri, dana hibah Pemprov Sumbar ke kabupaten/kota senilai Rp129 miliar akan dialihkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Sumbar 2015.

Sampai saat ini Pemprov Sumbar tidak berani meng­gunakan anggaran hi­bah ke kabupten/kota tanpa ada persetujuan tertulis dari Kementrian Dalam Ne­ge­ri.­Pemprov Sumbar telah dua kali menyurati Ke­mendagri untuk memastikan penggu­naan dana ini.

Dari beberapa kali perte­muan Pemprov Sumbar de­ngan Dirjen Keuangan Dae­rah Kemdagri, sejumlah ang­garan hibah boleh digu­nakan. Anggaran yang dibo­lehkan itu untuk hal-hal yang benar-benar penting. Hanya rekomendasi boleh itu belum juga dituangkan dalam bentuk tertulis.

Dirjen Keuangan Daerah membolehkan penggunaan anggaran tertentu , seperti insentif walingari, dana safari Ramadhan dan bantua beras anak yatim. Tapi, hanya dalam bentuk lisan, sehingga Pem­prov Sumbar belum bisa merealisasikannya tanpa pera­turan tertulisnya. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]