Dikti Nonaktifkan 7 PTS di Sumbar


Ahad, 14 Juni 2015 - 19:54:19 WIB

Koordinator Kopertis Wilayah X Ganefri me­nga­takan, dua sekolah tinggi ini mendapat warning dari pe­merintah karena tidak mem­berikan pelaporan kegia­tan belajar mengajar, bahkan kegiatan wisuda. Aki­bat­nya, jika sampai enam semester ti­dak mem­­berikan pe­la­po­ran, per­gu­ruan tinggi ini bi­sa dinon­ak­tifkan.

“Setiap kali me­­­lakukan ke­gia­tan wisuda per­­guruan tinggi ha­rus ber­koor­di­nasi dengan Ko­pertis dan Dikti se­hing­ga nama mahasiswa bisa tercatat dan bisa diter­bitkan ijazah. Jika tidak disam­paikan pe­laporan, yang ru­gi adalah maha­sis­wa,” ucap Ganefri ketika di­hubungi Ha­lu­an, Minggu (14/6).

Ganefri juga mengatakan, se­hubungan de­ngan penon­ak­tif­kan beberapa per­­­guruan tinggi di Indonesia oleh Dikti, sebanyak tujuh perguruan tinggi di Sumbar juga men­dapat im­­bas tersebut. Tujuh per­guruan tinggi yang di­non­aktifkan Dikti tersebut ada­lah Institut Sains dan Tek­nologi Pembangunan Nu­santara yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman 19, Kota Padang dan telah ber­diri sejak 1989 silam. Ke­mudian, Sekolah Tinggi Il­mu Manajemen Sumbar yang beralamat di Jalan Pa­lembang Nomor 20 Ga­ung Teluk Bayur, Kelurahan Gaung Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Akademi Teknologi Pratama yang beralamat di Kota Pa­dang dan berdiri sejak 1994 lalu, Akademi Teknik Ta­man Siswa yang berdiri ta­hun 2000 di Padang, Aka­demi Bahasa Asing Alaska Padang yang beralamat di Khatib Sulai­man Nomor 17 dan berdiri sejak 2001 silam, Politeknik Tri Dhar­ma yang beralamat di Jalan Jhoni Anwar Nomor 27 dan berdiri 2002 dan STIT YAPTIB Sim­pang IV Pasaman.

“Perguruan tinggi ini dinon­aktifkan, karena memang sudah lama tidak menggelar proses belajar mengajar, tidak ada m­a­hasiswa, tidak ada dosen. Karena itu, kami rekomendasikan untuk dinonaktifkan,” ucap Ganefri.

Ganefri mengatakan sebelum merekomendasikan untuk dinon­aktifkan, terlebih dahulu Ko­pertis akan melakukan pem­binaan. Bagi yang rasio dosen dan mahasiswa tidak imbang, Koper­tis akan menyarankan untuk menambah dosen atau mengu­rangi penerimaan mahasiswa.

Sebelumnya, Dikti telah me­nonaktifkan 235 perguruan tinggi se-Indonesia. Menurut Direktur Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Ditjen Dikti, Her­mawan Kresno Dipojono, per­guruan tinggi (PT) yang dinon­aktifkan bukan semata-mata kare­na terindikasi ijazah palsu, melain­kan disebabkan beberapa faktor.

“Yang nonaktif itu bisa secara sistem atau bisa karena adanya laporan. Salah satu faktornya adalah rasio dosen dan mahasiswa yang tidak seimbang yaitu 1:300,” ungkap Hermawan.

Hermawan juga menegaskan bahwa jika perguruan tinggi yang sudah dinyatakan nonaktif tetapi masih melakukan kegiatan belajar mengajar tanpa melakukan per­baikan, maka izin pendirian pe­r­gu­ruan tinggi akan dibekukan. “Kalau masih nakal juga bisa dipidanakan. Tetapi jika sudah ada laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan. Karena kita tidak berhak sampai ke situ,” tandasnya.

Untuk mencegah semakin maraknya perguruan tinggi bo­dong, Hermawan mengatakan dirinya telah melakukan sosia­lisasi tentang pangkalan data perguruan tinggi (PDPT) ke sejumlah sekolah. Hal itu untuk mengedukasi masyarakat agar lebih cermat memilih perguruan tinggi.

“Kami sudah paparkan semua data mana perguruan tinggi yang aktif dan nonaktif yang dapat dilihat oleh semua masyarakat di web kami forlap.dikti.go.id untuk mengedukasi masyarakat agar cermat memilih perguruan tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STIE Widyaswara Solsel Syamsu Ri­zaldi mengatakan, pihaknya be­lum menerima surat teguran dari Kopertis X tersebut. Mengenai laporan semester yang diki­rim­kan ke Dikti, pihaknya belum mengeceknya.

“Laporan itu dikirim secara online melalui website. Yang mengirim itu sekretaris. Saya belum mengecek apakah sekre­taris sudah mengirimnya atau belum. Yang jelas, kami ada me­ngi­rim laporan evaluasi per semes­ter,” ujarnya. ((h/eni/dib/okz)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 - 01:01:54 WIB

    UBH Adakan Monev Internal Hibah Dikti

    UBH Adakan Monev Internal Hibah Dikti PADANG, HALUAN— Lem­baga Penelitian dan Pengabdian kepada Ma­sya­rakat (LPPM) Universitas Bung Hatta me­ngadakan Monitoring dan Eva­lu­asi (Monev) Internal Hibah Penelitian Kemenristekdikti di Ruang sidang Rektor Gedu.
  • Rabu, 07 September 2016 - 18:53:27 WIB

    Setelah Menristek Dikti, Giliran Menteri Desa ke UNP

    PADANG, HALUAN – Besok, Mentri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa dan Transmigrasi , Eko Putro Sandjojo, bertandang ke Universitas Negeri Padang (UNP). Selain akan memberikan kuliah umum, nantinya Marwan Jafar juga akan me.
  • Rabu, 31 Agustus 2016 - 04:07:39 WIB

    Hari Ini Menristekdikti Lepas Guru SM3T

    Hari Ini Menristekdikti Lepas Guru SM3T PADANG, HALUAN — Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Men­ristek­dikti), Mohamad Nasir, akan melepas guru program Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) angkatan VI hari ini, Rabu .
  • Rabu, 20 Juli 2016 - 02:51:37 WIB

    Hari ini, Menristek Dikti Lantik Ganefri

    Hari ini, Menristek Dikti Lantik Ganefri PADANG, HALUAN — Men­teri Riset Teknologi dan Pen­didikan Tinggi (Ristek Dikti), Mohamad Nasir akan melantik Prof. Ganefri sebagai Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) 2016 -2020 hari ini, Rabu (20/7) di Jakarta. Gane.
  • Selasa, 14 Juni 2016 - 03:22:40 WIB
    UNES-AAI Padang

    Beasiswa Bidikmisi Kemenristek Dikti Bagi Mahasiswa Baru

    Beasiswa Bidikmisi Kemenristek  Dikti Bagi Mahasiswa Baru PADANG, HALUAN — Universitas Ekasakti – Aka­demi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) Padang men­ye­dia­kan Beasiswa Bidikmisi Kementrian Ristek Pen­didikan Tinggi untuk Calon Mahasiswa Baru Tahun Aka­demik 2016/2017. D.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]