Pemprov Desak KPU Revisi Anggaran Pilgub


Senin, 15 Juni 2015 - 19:18:55 WIB
Pemprov Desak KPU Revisi Anggaran Pilgub

“Jika kita tetap ngotot dan paksakan pada jumlah maksimal yang kita perki­rakan, nanti bisa pingsan pemprov itu,” ujar Koor­ditator Divisi Teknis KPU Sumbar, Mufti Syarfie pada sosialisasi tahapan kepada parpol di Hotel Pangeran Beach Padang, Senin (15/6).

Baca Juga : Gelombang Tinggi, Nelayan di Padang Bisa Habiskan Waktu 12 Jam Mencari Ikan

Untuk memenuhi per­min­taan pemprov, KPU akan mencatak alat peraga berdasarkan jumlah atau ukuran minimal. Seperti baliho pasangan calon, uku­ran maksimalnya 4x7 meter maka diperkecil menjadi 4x5 meter atau 3x6 meter.

Kalau dicetak sesuai ukuran maksimal, yakni 4 lebar dan tinggi 7 meter, dan KPU juga akan kesulitan  menetukan titik-titik pemasangannya.

Baca Juga : Hendri Septa Resmikan Bedah Rumah Bantuan Perumda Air Minum di Intake Guo Kuranji

“Baliho 5 lembar untuk masing-masing pasangan calon, dikali 19 kabupten/kota. Pembuatan Disain baliho diserahkan pada parpol dan calon sesuai selera masing-masing. Ha­sil disainnya diserahkan ke KPU, kemudian KPU men­cetak dan mem­perba­nyak­nya. Selanjutnya KPU langsung menyebarnya di beberapa zona di kabupten/kota yang akan ditentukan nanti,” ulasnya.

Begitu juga dengan span­duk yang harus dipasang 2 per pasangan calon dan disebar di setiap nagari atau desa, dikurangi menjadi 1 per calon. Demikian pula dengan, selebaran, dan slet yang harus dibagi untuk masing-masing kepala keluarga di Sumbar. Dengan mela­ku­kan pengurangan-pengu­rangan itu, maka jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk kampanye tidak ter­la­lu memberatkan APBD.

Dikatakan juga, khusus untuk baliho dan spanduk, KPU juga harus hati-hati dalam menentukan zona­nya. Zona yang dipilih KPU harus bisa mengakomodir seluruh baliho dan spanduk pasangan calon. Kalau sam­pai pemasangannya di pi­sah-pisah atara masing ca­lon, maka KPU pasti akan digugat karena merasa men­dapat perlakuan yang tidak adil, atau tebang pi­lih.

Ia juga menyampaikan tentang syarat dan cara pendaftaran pasangan calon dari parpol, soal re­ka­pi­tulasi jumlah kursi dan akumulasi suara sah parpol di Sumbar pada pemilu 2014, dan teknis pe­me­riksaan kesehatan pa­sangan calon.

Selain itu, juga ada tiga hal yang saling berkaitan antara pencalonan, kam­panye, dan aplikasi. Tentang aplikasi KPU sekarang su­dah tidak bisa mem­per­ketat atau sedikitenghambat informasi itu keluar. Ka­rena di KPU telah dibentuk plus untuk menyediakan informasi yang diatur oleh UU KI.(h/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]